Rabu, Oktober 14, 2026

Berusaha Menolong, Tiga Warga Simangambat Julu Tewas Tenggelam

Must Read

Sidimpuanpos.com – Insiden tragis terjadi di aliran Sungai Barumun yang terletak di Desa Simangambat Julu, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam musibah tersebut, tiga warga dilaporkan terseret arus dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ketiga korban diketahui bernama Aulia Tami Zahra Siregar (13) dan Suci Muliani Ritonga (15), yang masih berstatus pelajar, serta Erik Extrada (40). Ketiganya merupakan warga Desa Simangambat Julu.

Baca Juga : Atasi Masalah Parkir, RSUD Padangsidimpuan Gandeng Satpol PP

Berdasarkan informasi dari Mapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) di Sipirok, kejadian bermula saat Aulia dan Suci mandi di Sungai Barumun. Tiba-tiba Aulia terseret arus dan berteriak minta tolong. Suci dan Erik yang berada di dekat lokasi mencoba memberi pertolongan, namun justru ikut terseret arus deras sungai tersebut.

Mendapat laporan dari warga, personel Polsubsektor Simangambat segera menuju tempat kejadian dan bersama masyarakat setempat melakukan pencarian. Sekitar pukul 16.30 WIB, ketiga korban ditemukan tak jauh dari lokasi awal, namun seluruhnya telah meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Tapsel AKBP Yon Edi Winara melalui AKP Maria Marpaung membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi awal terhadap para korban serta menggali keterangan dari dua saksi mata, Nur Aida (36) dan Dira (10), warga desa setempat.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ketiga korban diduga kuat meninggal akibat tenggelam. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun unsur kesengajaan atau tindak pidana dalam peristiwa tersebut,” ujar Maria.

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian memilukan ini, dan mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya aktivitas di sungai.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan diri karena, arus sungai dapat berubah sewaktu-waktu dan menjadi sangat berbahaya, meski di permukaan terlihat tenang,” ungkapnya.

Lihat Juga : Pemko Padangsidimpuan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sigiring-Giring

Pihak kepolisian juga meminta agar warga tidak beraktivitas di sungai saat kondisi air tinggi atau cuaca ekstrem. Anak-anak diminta tidak bermain atau mandi di sungai tanpa pengawasan orang dewasa.

“Kami mengimbau agar tidak beraktivitas di lokasi sungai yang dalam, licin, atau memiliki arus deras dan apabila terjadi kondisi darurat seperti orang hanyut atau tenggelam, segera laporkan ke perangkat desa, Babinsa, atau Kepolisian terdekat untuk penanganan cepat,” tambah Maria.(Ali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Padangsidimpuan Serahkan 1,9 Ton Jagung ke Bulog

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Polres Padangsidimpuan menyerahkan hasil panen jagung sebanyak 1,9 ton kepada Perum Bulog Cabang Padangsidimpuan, Senin (12/10/2026)....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This