Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Tapsel Dorong Pengembangan Perhutanan Sosial Terintegrasi

Must Read

Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mendorong pengembangan perhutanan sosial berbasis Integrated Area Development (IAD) sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Hal itu disampaikan saat membuka Sosialisasi Integrated Area Development (IAD) dan Workshop Peran Para Pihak Kabupaten Tapsel di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Pesona Tropis Alam Indonesia (PETAI) ini dihadiri Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Utara, Balai Perhutanan Sosial Medan, BBKSDA Sumut, pimpinan OPD, camat, kepala desa, kelompok tani perhutanan sosial, akademisi, perbankan, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Workshop bertujuan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan perhutanan sosial yang produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Peserta memperoleh materi dari Balai Perhutanan Sosial Medan, Dinas LHK Sumut, serta tenaga ahli IAD, sekaligus menyusun peran para pihak dan rekomendasi kebijakan yang akan menjadi dokumen IAD Kabupaten Tapsel.

Baca Juga : HUT Bhayangkara, Satreskrim Polres Tapsel Berbagi dengan Anak Panti

Dalam sambutannya, Gus Irawan menegaskan pembangunan daerah harus sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 melalui transformasi ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, Tapsel memiliki potensi besar di sektor kehutanan, pertanian, perkebunan, pariwisata, dan keanekaragaman hayati yang perlu dikelola secara terpadu.

Ia menekankan bahwa program perhutanan sosial tidak hanya berfungsi menjaga kelestarian hutan, tetapi juga harus mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan hutan melalui pendekatan IAD.

Bupati juga menyinggung dampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 yang menyebabkan gagal panen, kerusakan perkebunan, terganggunya sektor perikanan, serta menurunkan pertumbuhan ekonomi Tapsel menjadi 2,49 persen pada triwulan akhir 2025. Untuk mempercepat pemulihan, Pemkab Tapsel terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perhutanan sosial, termasuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen hingga Rp100 juta bagi daerah terdampak bencana.

Selain itu, Pemkab Tapsel menjalankan sejumlah program strategis, seperti Gerakan 10.000 Hektare Jagung, Gerakan Seribu Kolam menuju swasembada ikan, serta pengembangan sektor peternakan. Gus Irawan juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memerangi narkoba, rentenir, dan kemiskinan, serta mendorong optimalisasi 21 izin perhutanan sosial yang telah terbit agar memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan, termasuk pengembangan ekonomi karbon di Kawasan Ekosistem Batangtoru.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan PETAI, Masrizal Saraan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal penyusunan kebijakan IAD di Kabupaten Tapsel. Menurutnya, Tapsel akan menjadi daerah pertama di Sumatera Utara yang menerapkan pendekatan IAD dalam pengembangan perhutanan sosial.

Lihat Juga : Padangsidimpuan Berduka, Putri Terbaik Daerah Wafat Saat Pendidikan SPPI

Ia menjelaskan, dari sekitar 210 izin perhutanan sosial di Sumatera Utara, sebanyak 21 izin berada di Kabupaten Tapsel. PETAI bersama Dinas LHK Sumut juga telah menindaklanjuti dukungan rehabilitasi kawasan terdampak bencana melalui program restorasi pada Kelompok Tani Mawar seluas 50 hektare dan Kelompok Tani Gemilang Tani seluas 55 hektare.

Masrizal berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, perbankan, dan organisasi masyarakat sipil semakin kuat untuk mendorong perhutanan sosial yang berkelanjutan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Selatan.(Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This