Sidimpuanpos.com – Salah satu peninggalan sejarah penting di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Padang Lawas, adalah Candi Sipamutung yang terletak di Desa Siparau, Kecamatan Barumun Tengah. Candi ini berdiri di kawasan yang dikelilingi perbukitan dan berada tidak jauh dari aliran Sungai Barumun yang membelah dataran Padang Lawas (21/4/2026).
Keberadaan candi ini menjadi bukti sejarah peradaban masa lalu di wilayah tersebut. Meski sebagian besar peninggalan di Padang Lawas identik dengan pengaruh Hindu, Candi Sipamutung justru memiliki ciri khas arsitektur Buddha. Hal ini terlihat dari bentuk bangunan yang terdiri dari biara induk menghadap ke arah timur dengan susunan yang simetris dan teratur.
Menurut keterangan warga setempat, penamaan lokasi di sekitar candi, khususnya yang berada di pinggiran Sungai Barumun, sudah dikenal secara turun-temurun. Nama tersebut diwariskan oleh masyarakat sejak dahulu sebagai bagian dari identitas lokal.
Baca Juga : Kecamatan Teluk Nibung Kirim Kafilah Terbanyak Pada MTQ ke-58,Tingkat Kota Tanjung Balai
Candi Sipamutung berlokasi sekitar 40 kilometer dari Kota Sibuhuan, ibu kota Kabupaten Padang Lawas, dan dapat diakses melalui jalur penyeberangan Rambin menuju Desa Siparau. Selain menjadi situs sejarah, kawasan ini juga memiliki potensi wisata karena keindahan alam di sekitarnya.
Aslun (32), salah satu warga, mengungkapkan kebanggaannya terhadap keberadaan situs tersebut. “Candi ini merupakan warisan berharga bagi daerah kita. Harapannya bisa lebih diperhatikan dan dikembangkan sebagai tempat wisata sejarah agar dikenal luas,” ujarnya.
Dengan nilai sejarah dan potensi wisata yang dimiliki, Candi Sipamutung diharapkan dapat terus dilestarikan serta menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.(Fazry)


