Kamis, Oktober 15, 2026

Deteksi Dini Potensi Konflik, Kesbangpol Padangsidimpuan Ajak Warga Jaga Harmoni

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema “Deteksi Dini, Pencegahan dan Penanggulangan Konflik Sosial dalam Perbedaan Suku dan Ras Masyarakat Kelurahan Sihitang Tahun 2025” di Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, pada Sabtu (26/7/2025).

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta mempererat hubungan antarwarga yang berasal dari berbagai suku dan ras di wilayah Kelurahan Sihitang.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Mhd. Erwin Nasution, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Padangsidimpuan Manaon Lubis, Kapolres Padangsidimpuan yang diwakili KBO Sat Intelkam Polres Padangsidimpuan Iptu Edi Sitompul, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Fardiansyah, S.Sos, Lurah Sihitang, serta perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Baca Juga : Wabup Padang Lawas Hadiri Pembekalan PPL Mahasiswa STKIP

Dalam sambutannya, Mhd. Erwin Nasution menyampaikan bahwa Kota Padangsidimpuan merupakan kota yang dihuni oleh masyarakat multikultural, dengan berbagai perbedaan suku, ras, dan budaya.

“Keberagaman ini adalah kekayaan sekaligus tantangan yang harus kita jaga bersama. Maka dari itu, penting bagi kita semua untuk memiliki pemahaman dan kesadaran dalam menjaga harmoni sosial, menghindari prasangka, serta membangun komunikasi yang inklusif dan toleran.”

Erwin juga menekankan pentingnya upaya antisipatif terhadap potensi konflik sosial agar stabilitas dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga.

“Saya mengajak semua elemen masyarakat, mulai dari aparat kelurahan, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga masyarakat umum, untuk turut aktif menjadi agen perdamaian di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh peserta untuk membangun jejaring komunikasi yang terbuka, saling mendengarkan dan memahami antar kelompok masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta atas kehadiran dan partisipasinya, semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi langkah konkret dalam memperkuat nilai-nilai kebhinekaan di tengah kehidupan masyarakat Kelurahan Sihitang,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan melalui Iptu Edi Sitompul selaku narasumber, menjelaskan pentingnya peran aktif kepolisian dalam mencegah konflik sosial melalui pendekatan intelijen sosial masyarakat.

Ia memaparkan berbagai faktor pemicu konflik, seperti perbedaan antar kelompok karena isu SARA, kesenjangan ekonomi dan sosial, penyebaran hoaks di media sosial, serta kurangnya interaksi lintas komunitas.

Sebagai bagian dari strategi pencegahan, kepolisian rutin melakukan pemantauan situasi Kamtibmas, menjalin komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda, serta memonitor isu-isu strategis yang berkembang baik di lapangan maupun di media sosial.

Lihat Juga : Kodim 0212/Tapsel Berhasil Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Sipangko

“Deteksi dini tidak bisa dilakukan oleh aparat saja, diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menyampaikan informasi atau gejala-gejala gangguan kamtibmas sejak dini kepada aparat keamanan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks, menjaga komunikasi terbuka lintas kelompok dan menjunjung tinggi nilai toleransi, gotong royong, dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan,” paparnya.

Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi bagian paling interaktif dari kegiatan ini, melibatkan partisipasi dari berbagai unsur masyarakat seperti tokoh adat, mahasiswa, pemuda, serta organisasi lokal seperti PBMI dan STM Sihitang. Para peserta menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik sosial di lingkungannya. (Pan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This