Rabu, Oktober 14, 2026

Fokus Edukasi dan Penindakan Humanis, Polres Padangsidimpuan Gelar Operasi Patuh Toba 2025

Must Read

Sidimpuanpos.com – Polres Padangsidimpuan melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Toba 2025 di lapangan apel Mapolres Padangsidimpuan, Jalan SM Raja, Kota Padangsidimpuan, Senin (14/7/2025).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, yang bertindak sebagai inspektur apel dan turut dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Wakil Wali Kota Harry Pahlevi, unsur Forkopimda, pimpinan OPD terkait, serta pejabat utama Polres Padangsidimpuan.

Peserta apel terdiri dari gabungan personel Polres Padangsidimpuan, Kodim 0212/Tapsel, Batalyon 123/Rajawali, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Sub Denpom 1/2-3 Padangsidimpuan.

Baca Juga : Operasi Patuh Toba 2025 Dimulai, Polres Tapsel Tekankan Sikap Humanis

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, yang menyampaikan keprihatinan atas tingginya jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah Sumut selama tahun 2024.

“Jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 319.167 kasus, disertai 6.850 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 1.580 jiwa, serta kerugian material lebih dari Rp22,9 miliar,” ujar Kapolres saat membacakan amanat Kapolda.

Disebutkan, Operasi Patuh Toba 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Sebanyak 1.549 personel gabungan diturunkan, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.449 personel dari jajaran Polres se-Sumatera Utara.

Kapolda menegaskan, operasi ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sekaligus mendorong kesadaran serta kedisiplinan masyarakat saat berkendara. Selain itu, seluruh personel diminta bertugas dengan profesionalisme tinggi, integritas, serta memperkuat kerja sama lintas sektor bersama TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Jasa Raharja.

“Mari kita jadikan Sumut sebagai wilayah yang tertib lalu lintas dan aman bagi seluruh pengguna jalan,” demikian pesan Kapolda yang dibacakan oleh Kapolres AKBP Dr. Wira Prayatna.

Setelah apel, Kapolres Padangsidimpuan menjelaskan bahwa Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Patuh Toba 2025 bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan, dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polri, khususnya Polisi Lalu Lintas.

“Operasi Patuh Toba 2025 bukan semata-mata soal penindakan, tetapi upaya kita bersama untuk menyelamatkan nyawa di jalan raya. Tingginya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Sumut menjadi alarm serius bagi kita semua,” jelasnya.

Kapolres juga menegaskan, selama 14 hari ke depan, Polres Padangsidimpuan bersama jajaran TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Jasa Raharja akan bersinergi dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara. Gunakan helm, patuhi rambu, jangan bermain ponsel saat mengemudi, dan hargai hak pengguna jalan lainnya,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menyampaikan bahwa Pemko Padangsidimpuan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025 oleh Polres Padangsidimpuan.

Wali Kota juga mengajak seluruh warga Padangsidimpuan memanfaatkan momentum ini sebagai ajakan bersama untuk lebih tertib, peduli, dan bijak saat berlalu lintas.

“Mari kita ciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, nyaman, dan manusiawi. Kami mendukung penuh langkah Polri dalam menumbuhkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas. Ketaatan terhadap aturan bukan hanya kewajiban hukum, tapi bentuk kepedulian kita terhadap sesama pengguna jalan,” ujar Letnan Dalimunthe.

Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jhoni Silalahi menyampaikan, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025, pihaknya akan memfokuskan penindakan terhadap beberapa jenis pelanggaran prioritas, seperti tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman, melawan arus, pengendara di bawah umur, serta menggunakan ponsel saat berkendara.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tapi juga edukasi kepada masyarakat. Pendekatan persuasif dan humanis tetap kami kedepankan agar kesadaran berlalu lintas tumbuh dari dalam diri masyarakat itu sendiri,” ujar Jhoni.

Lihat Juga : Kurir Ganja Dibekuk di Padangsidimpuan, Barang Bukti 1,1 Kg Diamankan

Ia juga mengingatkan seluruh pengendara di wilayah Padangsidimpuan untuk melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, dan selalu menjaga keselamatan diri maupun orang lain.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita sukseskan Operasi Patuh Toba 2025 ini demi terciptanya lalu lintas yang tertib, aman, dan berbudaya di Kota Padangsidimpuan,” tutup Jhoni. (Pan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This