Sidimpuanpos.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada esok hari, Kepolisian Resor (Polres) Padangsidimpuan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) dalam rangka Kontijensi Wilayah di pusat kota Padangsidimpuan, Kamis (30/04/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menangani situasi darurat, khususnya aksi unjuk rasa.
Dalam simulasi tersebut, Polres Padangsidimpuan melibatkan sejumlah masyarakat yang telah ditunjuk untuk berperan sebagai massa demonstran.
Skenario dimulai dari aksi penyampaian aspirasi yang damai hingga berkembang menjadi situasi tegang yang membutuhkan penanganan khusus secara terukur.
Fokus utama dari pelatihan ini adalah pemantapan tata cara penanganan massa agar tetap sesuai prosedur dan menghindari tindakan anarkis.
Baca Juga : Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027
Pelatihan ini menjadi sangat krusial mengingat potensi konsentrasi massa pada peringatan Hari Buruh besok, sehingga segala bentuk keributan yang tidak diinginkan dapat diantisipasi sejak dini.
Penerapan protokol pengamanan dilakukan secara bertahap, mulai dari negosiasi oleh tim negosiator hingga pengamanan barikade, guna memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat umum maupun para pengunjuk rasa itu sendiri.
Beberapa warga yang melintas di lokasi simulasi memberikan tanggapan positif terkait kesigapan pihak kepolisian dalam menjaga kondusivitas kota.
​”Awalnya saya kaget, saya pikir ada demo beneran. Tapi setelah tahu ini simulasi, ya baguslah. Jadi polisi kita lebih siap dan tahu apa yang harus dilakukan kalau besok ada keramaian, supaya tetap aman dan tidak rusuh di jalanan”. Ujar Rian (32), Warga setempat.
Baca Juga : Bupati Madina Dorong Muslimat Al-Washliyah Perkuat Karakter Anak
Kegiatan ini berlangsung di Stadion H.M. Nurdin kota Padangsidimpuan dan kegiatan berlangsung baik dan aman terkendali.(Dani)


