sidimpuanpos.com – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) masih melanjutkan proses penanganan kayu sisa bencana banjir di wilayah Sumatera, dengan fokus penanganan di sejumlah titik diantaranya Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, serta beberapa lokasi di Provinsi Sumatera Utara, Kamis (8/1/2026).
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Subhan, mengatakan pembersihan difokuskan di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, yang hingga kini masih mengalami hambatan akses akibat tumpukan kayu sisa banjir.
“Pembersihan difokuskan di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, yang masih mengalami hambatan akses akibat tumpukan kayu sisa banjir. Kayu yang masih dapat dimanfaatkan dikumpulkan di lokasi kejadian dan telah dilakukan pengukuran oleh tim BPHL, dengan hasil sebanyak 103 batang kayu atau setara 93,11 meter kubik,” ujar Subhan, dikutip dari laman Antara News.
Baca Juga : Dinas Perkim Padangsidimpuan Benahi Fasilitas Umum
Ia menjelaskan, tim Kemenhut yang terdiri dari BBTNGL, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), serta Balai Gakkum Wilayah Sumatera, bergabung dengan unsur terkait lainnya dalam proses penanganan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 23 unit alat berat dikerahkan. Rinciannya, 21 unit alat berat milik Kemenhut yang terdiri dari 10 ekskavator capit, sembilan ekskavator, dan dua buldozer.
Selain itu, TNI turut mengerahkan masing-masing satu unit buldozer dan ekskavator, serta dua unit ekskavator dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Lihat Juga : Dinas Perkim Padangsidimpuan Benahi Fasilitas Umum
Data penanganan tersebut masih bersifat sementara dan terus diperbarui. Hingga saat ini, tercatat tiga unit hunian sementara (huntara) masih dalam proses pembangunan.
Sementara itu, di Sumatera Utara, tim Kemenhut juga mengerahkan satu unit ekskavator untuk menyiapkan lokasi hunian tetap (huntap) di lahan PTPN. Tim turut menerima laporan adanya temuan kayu baru dalam jumlah besar di Sungai Batang Toru, Cabang Aek Rambe, Sumatera Utara.(Dani)
Sumber : TBNews, antaranews


