Sidimpuanpos.com – Konsorsium Mahasiswa dan Pemuda Tapanuli Bagian Selatan (Komptabagsel) menggelar aksi damai di Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Padangsidimpuan, Senin (13/4/2026), terkait dugaan pelanggaran perizinan oleh sejumlah perusahaan swasta.
Aksi yang diikuti sekitar 30 orang dan dipimpin Adi Syahputra Husni Nasution itu menyoroti operasional Rumah Sakit Swasta MM serta sejumlah gerai ritel modern di beberapa titik kota.
Komptabagsel mengaku temuan tersebut merupakan hasil investigasi selama beberapa bulan, dengan indikasi pelanggaran di sektor kesehatan dan ritel.
” Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun menemukan indikasi pelanggaran pada sektor pelayanan kesehatan dan ritel modern, ” ujar Ady.
Baca Juga : Pemko Padangsidimpuan Siapkan 1.133 Huntap untuk Warga Terdampak
Pada sektor kesehatan, mereka menilai operasional Rumah Sakit MM diduga tidak sesuai RTRW serta belum memenuhi ketentuan fasilitas seperti lahan parkir dan ruang terbuka hijau.
” Hingga saat ini rumah sakit tidak memiliki lahan parkir tetap dan hanya menggunakan lahan sewa, ” terangnya.
Di sektor ritel, Komptabagsel menyoroti dugaan pelanggaran izin bangunan, penggunaan area parkir untuk komersial, minimnya ruang bagi produk UMKM, hingga rendahnya penyerapan tenaga kerja lokal.
Selain itu, dugaan belum optimalnya penyaluran CSR serta pelanggaran RTRW juga disorot pada sejumlah gerai ritel lainnya.
Atas temuan tersebut, Komptabagsel mendesak Wali Kota mengevaluasi dan mencabut izin operasional jika terbukti melanggar, serta meminta DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Baca Juga : Pengajian Akbar Tapsel Perkuat Ukhuwah di Angkola Timur
” Komptabagsel menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini sebagai bagian dari peran mereka sebagai kontrol sosial dan agen perubahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, ” ungkapnya.
Di DPRD, massa aksi diterima Sekretaris DPRD, Roy Susanto Siagian, yang menyatakan seluruh aspirasi akan diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.
“ Kami menghargai peran adik-adik mahasiswa sebagai kontrol sosial. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan sampaikan kepada pimpinan DPRD untuk menjadi bahan pembahasan lebih lanjut, ” ujarnya.(Galeh)


