Sidimpuanpos.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tengah memfinalisasi sebanyak 54 atlet yang akan memperkuat kontingen Tapsel pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Finalisasi atlet tersebut dibahas dalam rapat pengurus KONI Tapsel yang digelar di Sekretariat KONI Tapsel, eks Kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga, Kota Padangsidimpuan, Rabu (23/9/2026).
Rapat dipimpin Ketua KONI Tapsel Haris Yani Tambunan dan dihadiri jajaran pengurus KONI Tapsel serta pimpinan Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI Tapsel.
Dari 54 atlet yang akan dipersiapkan, terdiri dari 40 atlet putra dan 14 atlet putri. Selain atlet, KONI Tapsel juga menyiapkan 22 orang ofisial dan 12 orang dari unsur KONI untuk mendukung kontingen selama mengikuti Porprovsu.
Baca Juga: PKKMB IKH Ditutup Meriah, Rektor dan Yayasan Ikut Bergembira Bersama 1.300 Mahasiswa dan Aldi Taher
Ketua KONI Tapsel Haris Yani Tambunan mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan finalisasi atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan mengikuti Porprovsu 2026.
“Kegiatan kita hari ini dalam rangka memfinalisasi atlet-atlet yang ikut di Porprovsu tahun 2026 bulan November dan merampungkan 100 persen tim atlet dan ofisial Kabupaten Tapsel,” ujarnya.
Pada Porprovsu 2026, kontingen Tapsel akan mengikuti 11 cabang olahraga yang berpotensi meraih medali emas. Ke-11 cabor tersebut yakni atletik, aquatik, angkat besi, binaraga, bilyard, bridge, karate, pencak silat, petanque, sambo dan tinju.
Untuk mempersiapkan atlet secara matang, KONI Tapsel sebelumnya telah membentuk Tim 9 yang bertugas memantau serta mempersiapkan atlet dari berbagai cabor yang akan mengikuti Porprovsu.
Setelah proses finalisasi selesai, nama-nama atlet tersebut akan diserahkan kepada masing-masing pengurus cabor untuk mendapatkan rekomendasi. Selanjutnya, daftar atlet dikembalikan kepada KONI Tapsel untuk proses entry by name ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
“Rekomendasi dua hari ini sampai ke KONI Tapsel. Terakhir entry by name diberikan oleh Pemprovsu tanggal 25. Kalau tanggal 25 itu tidak ada, dianggap tidak ikut mengikuti Porprovsu,” jelas Haris.
Dalam persiapan menuju Porprovsu, KONI Tapsel masih menghadapi kendala terutama terkait pendanaan. Anggaran yang dibutuhkan saat ini belum tersedia, sehingga sejumlah kegiatan latihan masih dilakukan dengan dukungan pribadi para atlet maupun pengurus cabor.
KONI Tapsel berharap dukungan anggaran dari pemerintah daerah dapat segera direalisasikan melalui P-APBD. Anggaran tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan untuk mendukung persiapan kontingen, termasuk pelaksanaan pemusatan latihan atau training camp (TC) selama dua minggu sebelum keberangkatan.
Lihat Juga: JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga ke Tanah Suci, Bentuk Apresiasi atas Loyalitas
“Kami berharap pemerintah segera memberikan dana agar bisa kami cairkan untuk TC. Dua minggu TC sebelum keberangkatan,” ujarnya.
Haris Yani menjelaskan, pada Porprovsu sebelumnya, Tapsel berhasil meraih empat medali emas. Dua medali emas diperoleh dari cabang atletik dan dua emas lainnya dari angkat berat.
Perolehan tersebut menempatkan Tapsel di peringkat ke-13 dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Sementara untuk Porprovsu 2026, KONI Tapsel menargetkan peningkatan prestasi dengan membidik 10 medali emas serta menembus posisi 10 besar.
“Kita mempunyai target 10 emas. Kita berharap mendapat 10 besar dan mudah-mudahan dapat delapan besar,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, KONI Tapsel juga menetapkan Junaidi, mantan Ketua Harian KONI Tapsel, sebagai Ketua Kontingen Tapsel. Sebanyak 12 orang juga ditetapkan sebagai tim yang akan mendampingi para atlet selama mengikuti Porprovsu.
KONI Tapsel meminta seluruh atlet yang telah dipersiapkan untuk tetap fokus menjalani latihan, menjaga kesehatan dan memaksimalkan persiapan menghadapi Porprovsu 2026.
“Kami berharap kawan-kawan tetap eksis, betul-betul berlatih, menjaga kesehatan dan fokus agar target bisa kita capai,” katanya. (Wan)


