Sidimpuanpos.com – Di balik bentang alam Papua yang memukau, tersimpan harapan besar agar generasi mudanya dapat tumbuh sehat dan terbebas dari ancaman narkotika.
Berangkat dari semangat melindungi masa depan itu, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi di bawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengungkap sekitar 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (13/7/2026).
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap. Personel harus menyusuri medan pegunungan yang terjal, menghadapi cuaca yang tidak menentu, serta menembus akses yang sulit dijangkau untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi ladang ganja.
Baca Juga : Argentina atau Spanyol, Waka Polres dan Wartawan Beda Prediksi
Setibanya di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, serta mengamankan sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Dari dua patroli keamanan yang dilakukan, sekitar 3.000 batang ganja ditemukan di Kampung Kima Kompleks, sementara sekitar 2.000 batang lainnya ditemukan di Kampung Air Garam. Di lokasi kedua, personel juga mengamankan satu busur dan 26 anak panah.
Saat ini, penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut. Penanganannya dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap masa depan generasi muda Papua.
Lihat Juga : BAZNAS Tapsel Salurkan Zakat untuk 41 Mustahik
“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” ujarnya.
Bagi Koops TNI Habema, menjaga Papua bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapan. Melalui langkah preventif, penegakan hukum, dan kerja sama dengan berbagai pihak, mereka berharap semakin banyak anak-anak Papua dapat tumbuh tanpa bayang-bayang narkotika dan menatap masa depan dengan penuh optimisme.
Sumber: Koops TNI Habema


