Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Aula Baplitbangda, Jumat (10/4/2026), sebagai bagian penyusunan arah pembangunan daerah.
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Letnan Dalimunthe, unsur Forkopimda, perwakilan Pemprov Sumut, DPRD, OPD, perbankan, hingga tokoh masyarakat.
Wali Kota menegaskan Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat, DPRD, dan perangkat daerah.
“ Perencanaan pembangunan harus fokus pada program yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta didukung data dan indikator kinerja yang terukur, ” tegasnya.
Baca Juga : JNE dan UNPRI Kolaborasi Asah Kreativitas Generasi Muda
Ia menyebut sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, seperti IPM 79,19, kemiskinan 5,61 persen, dan pengangguran 7,00 persen pada 2025. Meski demikian, tantangan masih ada, terutama pada pemerataan kualitas SDM, daya saing ekonomi, dan pembangunan infrastruktur.
Untuk 2027, Pemko mengusung visi “Bangkit Bersama Mewujudkan Kota Padangsidimpuan MANTAP” dengan prioritas pada peningkatan SDM, penguatan ekonomi kerakyatan, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“ Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif berbasis data, sehingga pembangunan Kota Padangsidimpuan ke depan semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, ” terangnya.
Baca Juga : PTAR dan Astra Dorong Keselamatan Berkendara di Kalangan Pelajar
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Provsu, Muhammad Suib Sitorus, menyampaikan pembangunan 2027 memasuki fase ekspansi yang menekankan manfaat nyata bagi masyarakat.
“ Pembangunan tidak lagi sekadar berorientasi fisik, tetapi harus mampu menciptakan dampak berkelanjutan dan multiplier effect, ” ujarnya.
Ketua DPRD Padangsidimpuan, Srifitrah Munawaroh Nasution, menegaskan Musrenbang sebagai inti perencanaan partisipatif dengan fokus pada infrastruktur, mitigasi bencana, layanan dasar, dan penguatan ekonomi lokal.
“ Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara lama yang menyebar tipis tanpa hasil nyata. Setiap rupiah harus memberikan dampak luas bagi masyarakat, ” ujarnya.
Ia juga menegaskan DPRD akan mengawal seluruh hasil Musrenbang hingga pelaksanaan.
Baca Juga : Inspektorat Madina Tindaklanjuti Laporan Dugaan Perusakan Aset Perkim
“ DPRD berkomitmen mengawal, bukan hanya hari ini, tetapi sampai program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” tegasnya.(Galeh)


