Rabu, Oktober 14, 2026

Operasi Pasar LPG 3 Kg Disambut Antusias, Pemko Padangsidimpuan Janji Terus Awasi Distribusi

Must Read

Sidimpuanpos.com – Setelah sebelumnya Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, memimpin langsung operasi pasar LPG 3 Kg bersubsidi di tiga kecamatan, kini giliran Wakil Wali Kota, Harry Pahlevi, yang turut serta turun ke lapangan. Pada Selasa (8/7/2025), ia memimpin kegiatan serupa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Program operasi pasar ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan sebagai upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan konsumen akhir agar dapat mengakses gas subsidi secara merata dan terjangkau.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, seperti anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca Juga : FKMPS Apresiasi Program Prabowo, Siap Kawal Penulisan Ulang Sejarah

Dalam pernyataannya, Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemko Padangsidimpuan dan Pertamina Patra Niaga. Tujuannya untuk mengatasi kelangkaan LPG serta memastikan distribusinya sampai kepada warga yang benar-benar berhak.

Melalui operasi ini, warga yang memenuhi syarat dapat membeli LPG 3 Kg dengan harga sesuai HET, yaitu Rp17.000 per tabung. Namun, setiap pembeli diwajibkan membawa identitas diri seperti KTP atau Kartu Keluarga sebagai bukti kelayakan.

“Ke depan, Pemko Padangsidimpuan akan terus mengontrol distribusi agar bantuan energi ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wakil Wali Kota.

Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna memberikan dukungan terhadap inisiatif Pemko Padangsidimpuan dalam menanggulangi kelangkaan LPG 3 Kg bersubsidi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama Forkopimda dan instansi lainnya akan terus mengawal distribusi gas subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak segan melapor jika menemukan adanya dugaan penyalahgunaan LPG 3 kg bersubsidi, silakan hubungi Call Center 110 untuk melaporkan,” imbau Kapolres.

Pelaksanaan operasi pasar ini disambut antusias oleh masyarakat di dua kecamatan yang merasakan langsung dampaknya di tengah mahalnya harga dan sulitnya mendapatkan gas dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami susah cari gas 3 kg, kalau pun ada harganya bisa sampai Rp25.000. Alhamdulillah sekarang bisa beli Rp17.000, ini sangat meringankan,” ujar seorang warga.

Lihat Juga : Komisi II DPR RI Tinjau Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang di Sumut

Warga lain berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika terjadi kelangkaan, agar kebutuhan masyarakat kecil bisa terus terpantau.

“Kalau bisa jangan cuma sekali-sekali. Kami masyarakat kecil sangat terbantu kalau pemerintah sering turun langsung seperti ini,” katanya. (Pan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This