Sidimpuanpos.com – Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim melantik 11 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Tanjung Balai, Jumat (17/4/2026) sore, di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota.
Pelantikan ini merupakan hasil seleksi terbuka dan mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 19136/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 13 April 2026.
Adapun pejabat yang dilantik adalah:
- Fitra Hadi, dari Staf Ahli menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
- Elvandia, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
- Bukhori Ginting Suka, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Pendidikan.
- Ahmad Suangkupon, dari Sekretaris menjadi Kepala BKPSDM.
- Safrina Yanti Harahap, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Kesehatan.
- Dewi Yanti, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.
- Andri Ginting, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
- Muhammad Fadly Lubis, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
- Irma Suryani, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan KB.
- Wiwi Fitria, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
- Indra Adiguna, dari Sekretaris menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Baca Juga : Perantau Tabagsel Gelar HBH, Bahas Pemekaran Sumatera Tenggara
Dalam arahannya, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan bahwa pelantikan ini membuat hampir seluruh kepala perangkat daerah telah terisi definitif untuk menjalankan program prioritas “Tanjung Balai EMAS”.
“Saya tekankan, sebagai pemimpin di OPD agar mengetahui tugas dan fungsi, yang tentunya akan lebih banyak, jangan sampai turun kinerjanya, harus terus meningkat dan amanah menjalankan jabatan,” katanya.
Ia menegaskan akan melakukan evaluasi berkala dan objektif serta mendorong birokrasi yang lebih kolaboratif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Mahyaruddin juga menekankan agar pejabat tidak bekerja secara rutinitas semata, melainkan menghadirkan perubahan nyata.
Baca Juga : Jumat Berkah, Sat Reskrim Polres Palas Santuni Anak Yatim dan Duafa
Jabatan yang diemban adalah amanah besar yang menuntut integritas, profesionalisme, loyalitas serta kinerja yang terukur, daya tidak mau (ABS) Asal Bapak Senang, ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap visi pembangunan daerah.
“Tidak ada lagi pejabat daerah untuk tidak mengetahui arah pembangunan Kota Tanjung Balai, visi-misi Kota Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera) bukan sekadar jargon, melainkan dasar kerja resmi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD),” tekannya.
Selain itu, Wali Kota meminta seluruh pejabat menerapkan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP), mematuhi regulasi, menindaklanjuti hasil pemeriksaan, serta membangun budaya kerja yang transparan dan akuntabel.
Baca Juga : Pemkab Padang Lawas Dorong Pengawasan Ketat Pasca Pencabutan PBPH
Dengan terisinya jabatan Eselon II, diharapkan birokrasi Pemko Tanjung Balai semakin solid, cepat, dan terukur dalam mendorong pembangunan serta pelayanan publik.(MF)


