Selasa, Oktober 13, 2026

‎Perajin Tenun Bulu Sonik Harumkan Nama Padang Lawas di Berbagai Ajang UMKM

Must Read

‎Sidimpuanpos.com – Kerajinan tenun tradisional dari Desa Bulu Sonik Kabupaten Padang Lawas, terus menunjukkan eksistensinya dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Hasil tenunan yang diproduksi oleh perajin lokal tidak hanya diminati masyarakat, tetapi juga kerap dipesan dan digunakan oleh sejumlah pejabat daerah dalam berbagai kegiatan resmi.
‎(3/6/2026).

‎
‎Salah satu perajin tenun yang aktif mengembangkan kerajinan tersebut adalah Ratnisa Siregar (35), warga Sialambue. Perempuan yang telah menekuni profesi sebagai penenun selama 15 tahun ini terus berupaya menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah melalui hasil karya tenunnya.
‎
‎Selain digunakan oleh pejabat daerah, hasil tenunan dari Bulu Sonik juga telah diperkenalkan dalam berbagai pameran UMKM, baik di tingkat daerah maupun luar kabupaten. Salah satunya pada Festival UMKM se-Tabagsel yang diselenggarakan di Kabupaten Mandailing Natal.

Baca Juga : ‎Longsor Parah Persempit Jalan Lintas Sosopan, Pengguna Jalan Diminta Waspada
‎
‎Dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produknya, Ratnisa juga aktif mengikuti berbagai pelatihan. la pernah mengikuti pelatihan desain tenun dan Push Rank Onboarding yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Kota Sibolga.
‎
‎Melalui berbagai pelatihan tersebut, Ratnisa berharap produk tenun khas Padang Lawas semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar tanpa meninggalkan nilai- nilai tradisional yang menjadi ciri khasnya.
‎
‎Hasanah (24) mengaku bangga melihat hasil tenun dari Bulu Sonik yang semakin dikenal di berbagai daerah. Tenun ini merupakan kebanggaan masyarakat Padang Lawas. Kami berharap kerajinan seperti ini terus mendapat dukungan agar budaya daerah tetap terjaga dan para perajinnya semakin sejahtera,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, Azy (24) menilai keberhasilan tenun Bulu Sonk tampil dalam berbagai pameran menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing. “Kami senang karena tenun dari daerah kita bisa diperkenalkan hingga ke luar kabupaten. Semoga semakin banyak generasi muda yang tertarik mempelajari dan melestarikan kerajinan tenun ini,” katanya.(fazry)
‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This