PT Agincourt Resources (PTAR), yang bertanggung jawab atas pengelolaan Tambang Emas Martabe, menjalin kerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) untuk melaksanakan program pengembangan dan peningkatan kapasitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar area tambang. Kegiatan ini dimulai dengan acara Kick Off Project Pembinaan UMKM yang dilaksanakan di Sopo Daganak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), pada Senin, 9 Juni 2025.
Peluncuran Proyek Pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah sekitar Tambang Emas Martabe dihadiri oleh 30 pelaku UMKM yang berasal dari 15 desa dan 4 kelurahan. Acara ini dihadiri oleh Senior Manajer Community PTAR, Christine Pepah, serta General Manager Operation dan Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis, dan Bendahara YDBA, Agung K Sampurno.
Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Tapanuli Selatan, Novita Sri Wahyuni, Kepala Dinas Perindustrian, Zul Fahmi, Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar, serta Dan Ramil 01 Batangtoru, Kapten AH Sirait, yang mewakili Kapolsek, bersama sejumlah staf dari PTAR Batangtoru.
Baca Juga : Pemko Padangsidimpuan dan Suzuya Teken MoU Kerja Sama Investasi
General Manager Operasi dan Wakil Direktur Operasi PTAR Rahmat Lubis menyatakan bahwa kerjasama antara PT AR dan YDBA merupakan bagian integral dari komitmen kami untuk merealisasikan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan.
Kami meyakini bahwa pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah salah satu strategi paling efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area tambang. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program ini secara serius, karena kami percaya bahwa pertumbuhan UMKM akan berkontribusi pada dinamika ekonomi lokal.
” Melalui pembinaan ini, kami berharap para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan usahanya secara mandiri, profesional dan berkelanjutan, ” ujar Rahmat Lubis
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Tapanuli Selatan, Novita Sri Wahyuni,mengapresiasi terhadap kerjasama yang terjalin antara PTAR, Yayasan Astra, dan Yayasan Dharma Bhakti Astra dalam memberikan pelatihan serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar area tambang.
Kami meyakini bahwa melalui peningkatan kapasitas, akses ke pasar, dan pendampingan yang efektif, UMKM akan mampu bertransformasi dan bersaing di pasar yang lebih luas. Inisiatif ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten dalam mendorong UMKM untuk menjadi pilar utama dalam perekonomian daerah.
” Kami juga berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke sektor-sektor lainnya, sehingga pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat dapat tercapai secara merata, ” ucap Novita.
Agung Kurniawan, yang menjabat sebagai Bendahara YDBA, menegaskan bahwa pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya berkaitan dengan pelatihan teknis, melainkan juga mencakup pembentukan pola pikir kewirausahaan.
” Kami hadir untuk mendampingi pelaku UMKM agar bisa naik kelas, mandiri, dan mampu membuka lapangan kerja bagi lingkungan sekitarnya, ” jelas Agung.
Lihat Juga : Dukung Investasi, Polres Padangsidimpuan Kawal Kamtibmas yang Kondusif
Menurutnya, program ini akan berlanjut dengan pendampingan intensif serta penguatan jejaring bisnis, sebagai upaya menciptakan ekosistem UMKM yang sehat dan berkelanjutan di wilayah lingkar tambang Martabe.
” Kami di YDBA percaya bahwa penguatan UMKM bukan hanya tentang pelatihan teknis, tetapi juga tentang membangun pola pikir wirausaha yang tangguh, mandiri dan berdaya saing, ” terangnya.
Melalui kerja sama dengan PTAR, YDBA juga ingin memastikan bahwa pelaku UMKM di wilayah lingkar tambang mendapatkan akses yang lebih luas terhadap pengetahuan, pendampingan, dan jaringan pasar.
” Kami berharap, dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, UMKM di Batangtoru dan sekitarnya dapat naik kelas, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak ekonomi lokal. YDBA akan terus hadir mendampingi proses ini, karena kami yakin UMKM yang kuat akan membentuk masyarakat yang sejahtera, ” tegasnya.
Ia menambahkan sebanyak 30 pelaku UMKM bidang kuliner telah mengikuti tahap awal pelatihan, yang meliputi manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, strategi pemasaran, hingga kesiapan menuju pasar digital.
” Pelatihan diberikan langsung oleh tim YDBA yang memiliki pengalaman panjang dalam pendampingan UMKM di berbagai wilayah Indonesia, ” terangnya.
Usai sambutan dilanjutkan dengan paparan Senior Manager Community PTAR, Cristine Pepah dan sesi tanya jawab dengan perwakilan pelaku UMKM binaan Tambang Emas Martabe Batangtoru.
Cristine Pepah, Senior Manager Community PTAR, menyampaikan, kolaborasi ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari Program PPM PTAR, yang menyasar UMKM di 15 Desa dan 4 Kelurahan di sekitar area operasional perusahaan, khususnya di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru.
” Kami ingin UMKM di wilayah lingkar tambang tidak hanya bertahan, tapi mampu berkembang, berdaya saing, dan menjadi bagian dari rantai ekonomi daerah maupun nasional, ” ujar Cristine.
Terpisah Dian Anggraeni, pelaku UMKM produk pembuatan kue sangat bersyukur bisa ikut dalam program pembinaan ini.
” Banyak ilmu baru yang saya dapatkan, mulai dari cara mengelola keuangan usaha, menentukan harga jual yang tepat, sampai strategi promosi, ” ujar Dian yang telah mengeluti usahanya sejak tahun 2018.
Baca Juga : Gus Irawan Harapkan Pelatihan Probity Audit Tingkatkan Kualitas SPI Daerah
Ia menceritakan sebelumnya usaha nya hanya sebatas sampingan dan hanya berjalan seadanya. Seiring dengan berjalannya waktu ia terus menekuninya, bahkan jadi lebih percaya diri dan punya rencana jangka panjang untuk mengembangkan usaha.
” Dari usaha kue kering dan basah saja sekarang saya sudah punya omset Rp.15 juta sampai Rp.20 juta per bulan. Terima kasih kepada PTAR, YDBA dan Astra yang sudah memberikan kesempatan dan perhatian kepada kami pelaku UMKM di Batangtoru, semoga usaha kami semakin berkembang, ” ungkapnya. (Adi)


