Sidimpuanpos.com – Suasana Tanah Lapang Merdeka yang sebelumnya ramai dalam rangka Ramadhan Fair kini terlihat lengang, terutama pada malam hari. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh tarif parkir dan harga jajanan yang dinilai cukup mahal oleh sebagian pengunjung. (24/2/2026).
Una (23), salah seorang pengunjung, mengungkapkan bahwa biaya parkir sebesar Rp5.000 per sepeda motor tergolong tinggi. Selain itu, harga makanan di lokasi juga dinilai kurang terjangkau.
”Parkir satu motor Rp5.000, menurut saya cukup mahal. Saya beli bubur sumsum dengan kemasan biasa harganya Rp10.000. Kalau beli lima porsi saja sudah Rp50.000, belum termasuk jajanan lainnya,” ujarnya.
Baca Juga : Bupati Tapsel Kunjungi Huntara, Pastikan Kebutuhan Warga
Namun berdasarkan informasi terbaru, tarif parkir kini telah diturunkan menjadi Rp2.000 per kendaraan roda dua. Meski demikian, jumlah pengunjung tetap mengalami penurunan dibandingkan hari-hari awal pembukaan bazar.
Pada awal pelaksanaan, Ramadhan Fair di Tanah Lapang Merdeka sempat dipadati masyarakat yang penasaran dengan kegiatan tersebut. Seiring berjalannya waktu, jumlah pengunjung mulai berkurang. Pada sore hari masih terlihat cukup ramai, tetapi kondisi semakin sepi saat malam.
Hal senada disampaikan Hasanah (24). Menurutnya, antusiasme masyarakat menurun setelah mengetahui harga makanan dan biaya yang harus dikeluarkan.
”Awalnya ramai karena banyak yang penasaran dengan Ramadhan Fair ini. Tapi setelah tahu harga makanan dan tarif parkirnya, pengunjung mulai berkurang karena dianggap mahal,” katanya.
Masyarakat berharap pihak terkait dapat menata kembali harga jajanan serta tarif parkir agar lebih terjangkau, sehingga pengunjung kembali ramai dan kegiatan Ramadhan Fair dapat berjalan lebih meriah.(Fazry)


