Rabu, Oktober 14, 2026

Upacara Harlah Pancasila di Padangsidimpuan Berlangsung Khidmat, Ini Amanat BPIP

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kota Padangsidimpuan memperingati Hari Lahir Pancasila dengan mengadakan upacara di Stadion HM. Nurdin pada Senin (2/6/2025). Dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi Harahap bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Amanat tersebut menekankan pentingnya revitalisasi nilai-nilai Pancasila untuk menghadapi berbagai tantangan di era modern.

Upacara berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah Roni Gunawan Rambe, S.STP, M.Si, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Padangsidimpuan. Selain itu, hadir pula Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua TP PKK, Plt. Ketua DWP, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam pernyataannya, BPIP yang diwakili oleh Wakil Wali Kota menekankan bahwa Pancasila lebih dari sekadar dokumen sejarah. Pancasila merupakan esensi bangsa yang berfungsi sebagai pedoman hidup serta bintang penuntun dalam upaya membangun Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Baca Juga : Wabup Tapsel : Pancasila Harus Diimplementasikan Dalam Kehidupan Secara Nyata

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa yang berbeda-beda latar belakangnya. Kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu,” ujar Wakil Wali Kita membacakan pidato BPIP.

Asta Cita, yang terdiri dari delapan agenda prioritas nasional, menjadi sorotan utama dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045. Penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia diidentifikasi sebagai pilar utama dalam pembangunan negara.

“Kemajuan tanpa arah ideologis mudah goyah. Tanpa nilai-nilai Pancasila, kemajuan ekonomi berisiko melahirkan ketimpangan, dan kemajuan teknologi bisa berujung pada dehumanisasi,” lanjutnya.

Pidato tersebut menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, birokrasi, ekonomi, dan ruang digital.

Dalam sektor pendidikan, diharapkan institusi pendidikan dapat menjadi wadah bagi lahirnya generasi yang cerdas dan berintegritas. Sementara itu, dalam birokrasi, nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam pelayanan publik yang adil dan berpihak kepada masyarakat. Di bidang ekonomi, pembangunan harus berfokus pada keadilan sosial, dengan perhatian khusus pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi. Di ranah digital, masyarakat diimbau untuk menjaga etika dan melawan disinformasi demi menciptakan lingkungan maya yang sehat.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ideologi Pancasila melalui berbagai program strategis, termasuk pelatihan bagi aparatur sipil negara (ASN), penguatan kurikulum Pancasila, serta kolaborasi lintas sektor.

“Namun, tugas ini tidak bisa dijalankan sendiri. Seluruh elemen bangsa — dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda — harus menjadi pelaku utama pembumian Pancasila,” tegasnya.

Setelah upacara selesai, Wakil Wali Kota yang akrab dipanggil Bang Levi mengungkapkan harapannya agar peringatan Hari Lahir Pancasila tidak sekadar menjadi acara seremonial tahunan. Ia menekankan pentingnya momen ini sebagai pengingat bersama untuk terus melestarikan nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman yang terus berlangsung.
“Kita ingin nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dan menyatu dalam kehidupan masyarakat. Bukan hanya diucapkan saat upacara, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata sehari-hari, termasuk dalam pelayanan publik, interaksi sosial, hingga cara kita bermedia sosial,” ungkapnya.

Lihat Juga : Semarak Kemeriahan HUT Tabagsel Share Indoneisa ke-3, Hadirkan Beragam Acara

Bang Levi mengajak semua lapisan masyarakat Padangsidimpuan untuk berperan sebagai agen dalam mengimplementasikan Pancasila di lingkungan mereka masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai harapan masa depan bangsa.(Samsul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This