Sidimpuanpos.com – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Jafar Syahbuddin Ritonga, mengajak masyarakat bangkit dan memperkuat kebersamaan dalam masa pemulihan pasca bencana.
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Pengajian Akbar BKMT di Dusun Sabatolang, Desa Sarogodung, Kecamatan Sipirok, Selasa (7/4/2026), yang turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta organisasi keagamaan.
Wabup menyebut bencana yang terjadi sejak November 2025 hingga awal 2026 menjadi ujian berat bagi Tapsel. Namun, pemerintah bersama masyarakat terus berupaya mempercepat pemulihan.
Baca Juga : Pencairan Bantuan PIP di SD Negeri 0602 Matondang Dipadati Warga
“ Kita tidak boleh larut dalam kondisi. Justru ini saatnya kita bangkit bersama, memperkuat kekompakan, dan membangun kembali Tapsel yang lebih baik, ” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini tidak ada lagi warga terdampak yang tinggal di tenda pengungsian karena telah dipindahkan ke hunian tetap (huntap) maupun hunian sementara (huntara). Keberhasilan ini, menurutnya, merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan dukungan masyarakat.
Selain itu, Wabup mengajak masyarakat menjaga kondusivitas, mempererat silaturahmi, serta meninggalkan kebiasaan ekonomi yang kurang sehat agar pemulihan berjalan optimal. Pemerintah juga terus mendorong sektor pertanian, peternakan, dan perikanan guna mempercepat kebangkitan ekonomi.
Baca Juga : YAI Padangsidimpuan Santuni Santri Yatim dalam Halal Bihalal
” Akibat bencana alam tersebut, kebutuhan anggaran pemulihan infrastruktur mencapai sekitar Rp2,7 triliun, meliputi pembangunan kembali sekolah, jalan, irigasi, serta sarana pertanian yang terdampak bencana, ” katanya
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kekompakan BKMT dalam membina umat serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
“ Dalam suasana Syawal ini, saya mewakili Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tapsel, mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selama satu tahun kepemimpinan kami tentu masih banyak kekurangan, ” ujarnya.
Baca Juga : Bupati Palas Hadiri RUPS Bank Sumut 2025, Dukung Penguatan Ekonomi Daerah
Kegiatan diisi dengan tausiyah yang mengajak jamaah meningkatkan rasa syukur, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan momentum Syawal sebagai ajang saling memaafkan.(Galeh)


