Selasa, Oktober 13, 2026

Wali Kota Letnan Dalimunthe Ajak ASN Padangsidimpuan Optimalkan Zakat Lewat BAZNAS untuk Bantu Warga Miskin

Must Read

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes., mendorong optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Upaya ini diharapkan dapat memperluas bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya fakir miskin dan warga yang menghadapi persoalan kesehatan.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota saat menghadiri Sosialisasi Wali Kota tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah di Aula Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Kamis (8/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Letnan Dalimunthe menegaskan bahwa zakat yang dihimpun melalui BAZNAS akan dikembalikan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan.

“Ini dari kita untuk kita. Manfaatnya sangat luar biasa untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Wali Kota.

Baca Juga: Pemko Padangsidimpuan Perkuat Sistem Pemerintahan, Diskominfo-Bakeuda Bahas Integrasi Data Pertanahan dengan BPN

Ia meminta jajaran Dinas Kesehatan menindaklanjuti sosialisasi tersebut dengan membangun mekanisme pengumpulan zakat yang terstruktur, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, Pemerintah Kota Padangsidimpuan juga akan menyiapkan regulasi serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar pengumpulan zakat dapat dilaksanakan secara efektif dan tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

“Program ini harus berjalan. Kita buat ekosistem dan regulasi yang tidak menyalahi aturan, sehingga zakat yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Padangsidimpuan, Drs. H. Zainal Arifin Tampubolon, menjelaskan bahwa optimalisasi pengumpulan zakat memiliki landasan hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014.

Ia memaparkan, BAZNAS memiliki berbagai program di bidang kesehatan, mulai dari bantuan biaya pengobatan bagi mustahik, penyelesaian tunggakan BPJS Kesehatan, biaya pendamping pasien yang berobat ke luar daerah, penanganan stunting, hingga bantuan kepesertaan BPJS bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Zainal Arifin, semakin besar dana zakat yang berhasil dihimpun, semakin luas pula program bantuan yang dapat dijalankan BAZNAS.

“Kalau dana yang terkumpul semakin besar, program BAZNAS juga semakin luas. Zakat bukan hanya dibagikan secara konsumtif, tetapi dapat dikelola menjadi penguat modal agar masyarakat miskin dapat lebih produktif,” jelasnya.

Lihat Juga: Pemko Padangsidimpuan Perkuat Sistem Pemerintahan, Diskominfo-Bakeuda Bahas Integrasi Data Pertanahan dengan BPN

Pemerintah Kota Padangsidimpuan berharap optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), untuk menunaikan kewajiban berzakat melalui BAZNAS.

Dengan demikian, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi kekuatan sosial dalam memperluas bantuan, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi kemiskinan di Kota Padangsidimpuan.(galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This