Selasa, Oktober 13, 2026

Wamenaker: Kompetensi Kunci Hadapi Dunia Kerja Baru

Must Read

Sidimpuanpos.com – Perubahan dunia kerja yang bergerak semakin cepat menuntut setiap pekerja untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, perubahan demografi, hingga transisi menuju ekonomi hijau, peningkatan kompetensi dinilai menjadi bekal utama agar tenaga kerja Indonesia tetap mampu bersaing.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor saat membuka kegiatan ASEAN Leader: Dream, Lead, Inspire di Gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Afriansyah menjelaskan, transformasi dunia kerja telah melahirkan berbagai profesi baru sekaligus mengubah kebutuhan keterampilan di berbagai sektor. Karena itu, menurutnya, diperlukan kebijakan yang mampu menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Baca Juga : Kemnaker Gandeng GERTANUSA Perkuat Pelatihan Kerja

“Kebijakan pasar kerja aktif harus mampu menjadi jembatan untuk mengatasi ketidaksesuaian antara ketersediaan tenaga kerja dan kebutuhan industri yang bergerak dinamis,” ujar Afriansyah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemnaker mendorong percepatan lima agenda prioritas, yakni memperkuat program reskilling dan upskilling yang sesuai dengan kebutuhan industri, mewujudkan pasar kerja yang lebih inklusif, memperkuat dialog sosial dan kolaborasi multipihak, memodernisasi layanan ketenagakerjaan melalui bimbingan karier serta digitalisasi informasi pasar kerja, dan mengoptimalkan berbagai program yang mendukung pencari kerja maupun calon wirausaha.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah ingin memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki kompetensi yang relevan sehingga lebih siap menghadapi perubahan sekaligus mampu memanfaatkan peluang baru yang muncul dari transformasi dunia kerja.

Selain memperkuat program di dalam negeri, Kemnaker juga terus memperluas kerja sama di tingkat bilateral, regional, dan multilateral guna meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Sebagai focal point dalam ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM), Indonesia turut berperan aktif mengoordinasikan kerja sama ketenagakerjaan di kawasan ASEAN, termasuk mengawal lahirnya berbagai dokumen strategis seperti ASEAN Declaration on Promoting Competitiveness, Resilience and Agility of Workers for the Future of Work serta ASEAN Labour Ministers’ Statement on the Future of Work.

Lihat Juga : Warga Bener Meriah Apresiasi Perbaikan Jembatan Enang-Enang

Afriansyah menegaskan, keberhasilan menghadapi perubahan dunia kerja tidak hanya bergantung pada kebijakan yang baik, tetapi juga pada kepemimpinan yang mampu beradaptasi dan menginspirasi.

“Regulasi di atas kertas tidak akan pernah cukup tanpa hadirnya kepemimpinan yang transformatif. Masa depan dunia kerja menuntut para pemimpin yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki empati, ketangkasan, dan visi yang mampu menginspirasi perubahan di dalam organisasinya,” katanya.

Sumber : Biro Humas Kemnaker

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Program GERGAJI Polres Padangsidimpuan, Personel Perkuat Rohani Lewat Mengaji Bersama

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Di tengah kesibukan melayani dan mengayomi masyarakat, personel Polres Padangsidimpuan terus memperkuat pembinaan rohani melalui program...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This