Sidimpuanpos.com – Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi media di era digital saat menjadi narasumber dalam Rapat Pimpinan Nasional Serikat Media Siber Indonesia di Jakarta, Jumat (6/3).
Dalam paparannya, Wong menilai perkembangan teknologi digital membawa dampak besar bagi dunia jurnalistik. Ia mencontohkan penggunaan telepon seluler dengan kapasitas penyimpanan besar hingga 1–2 terabyte yang membuat arus data semakin cepat dan masif.
Menurutnya, kapasitas penyimpanan data yang besar memang memudahkan kerja jurnalistik, namun juga memicu banjir informasi yang belum tentu terverifikasi.
Baca Juga : 259 PPPK Pemko Padangsidimpuan Terima SK Perpanjangan Kerja
“Perkembangan teknologi membuat data semakin banyak dan cepat beredar. Tetapi jika tidak diimbangi dengan verifikasi yang baik, maka informasi yang salah juga bisa ikut tersebar,” ujar Wong Chun Sen.
Ia juga menyinggung tekanan lokal yang kerap dialami media di berbagai daerah, terutama saat momentum pemilu. Tekanan dari kelompok tertentu, menurutnya, dapat menghambat independensi media dalam melakukan peliputan secara bebas dan objektif.
Selain itu, keterbatasan akses terhadap informasi resmi juga menjadi kendala bagi jurnalis dalam menyajikan berita yang akurat dan berimbang.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Wong menilai perlu adanya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan media. Ia mencontohkan praktik di Kota Medan, di mana sejumlah jurnalis dilibatkan dalam peliputan kegiatan pemerintahan secara resmi.
“Kalau media dilibatkan secara terbuka, maka data yang disampaikan juga akan lebih nyata dan tidak menimbulkan spekulasi yang salah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wong juga menekankan pentingnya media menjaga standar jurnalistik dengan menyajikan laporan yang berimbang, akurat, dan tidak memihak agar tetap dipercaya masyarakat.
Ia juga mendorong media berperan aktif dalam edukasi pemilih melalui program literasi informasi serta membuka ruang dialog publik seperti debat atau diskusi antara pemilih dan para kandidat.
Lihat Juga : Indako Kembali Gelar AHDC 2026, Ajang Lahirkan Pebalap Muda Sumut
Selain itu, Wong menekankan pentingnya transparansi pemerintah dalam memberikan akses informasi kepada media. Ia menyebut DPRD memiliki peran untuk membuka akses data dan dokumen resmi agar proses peliputan lebih transparan.
“Keamanan kerja jurnalis harus dijamin. Tanpa perlindungan hukum yang kuat, kebebasan pers akan sulit berjalan secara optimal,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPRD juga berkomitmen mendorong program literasi digital guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya informasi yang akurat dan terpercaya, sehingga media dapat terus berkembang sebagai pilar demokrasi di era digital.(Ali)


