Rabu, Oktober 14, 2026

Kajian Ba’da Dzuhur Al-Abror Bahas Pendidikan Anak Dalam Islam

Must Read

Sidimpuanpos.com — Memasuki akhir pekan kedua Ramadhan 1447 Hijriyah, suasana religius tetap terasa hangat di Masjid Raya Al-Abror, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (7/3/2026). Jamaah yang datang untuk mengikuti kajian rutin Ba’da Dzuhur masih memenuhi ruang utama masjid, meski terjadi perubahan mendadak pada jadwal penceramah.

Kajian yang semula dijadwalkan diisi oleh Imam Besar Masjid Raya Al-Abror, Ustadz H. Asrul Anwar Dalimunthe, S.Pd.I., Al-Hafidz, harus mengalami penyesuaian. Ustadz Asrul berhalangan hadir karena urusan mendadak yang tidak dapat ditinggalkan.

Sebagai pengganti, Imam Kedua Masjid Raya Al-Abror, Ustadz Swardi Azhari Hutasuhut, S.Pd.I., Al-Hafidz, mengambil peran untuk menyampaikan tausiyah kepada para jamaah yang telah lebih dulu memenuhi masjid.

Baca Juga : Wong Chun Sen Tekankan Verifikasi di Era Informasi Digital

Pergantian tersebut tidak mengurangi kekhidmatan suasana. Jamaah tetap menyimak dengan khusyuk ketika Ustadz Swardi membawakan tema yang sangat dekat dengan kehidupan keluarga, yakni “Pendidikan Anak dalam Islam.”

Dengan penyampaian yang lugas dan menyentuh realitas kehidupan saat ini, Ustadz Swardi mengingatkan bahwa mendidik anak bukan hanya tanggung jawab dunia, tetapi juga tanggung jawab yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat.

“Anak adalah kertas putih yang amanahnya dititipkan kepada orang tua. Di bulan Ramadhan ini, mari kita evaluasi kembali, apakah kita sudah memberikan keteladanan yang baik. Pendidikan Islam itu bukan sekadar teori, tapi bagaimana orang tua menghadirkan suasana ketaatan di dalam rumah,” ujar Ustadz Swardi di hadapan jamaah.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan akidah yang kuat sejak dini kepada anak-anak. Menurutnya, bekal keimanan menjadi benteng penting bagi generasi muda di tengah derasnya pengaruh teknologi dan perubahan zaman.

Di antara jamaah yang hadir, Zulkifli mengaku awalnya sempat mendengar kabar bahwa penceramah akan diganti. Namun hal itu tidak mengurangi nilai kajian yang ia rasakan.

“Sempat dengar kalau penceramahnya ganti karena Ustadz Asrul ada halangan. Tapi alhamdulillah, penggantinya Ustadz Swardi juga luar biasa. Penjelasan beliau tentang cara mendidik anak agar cinta masjid benar-benar membuka mata saya sebagai ayah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Aminah (36), seorang ibu rumah tangga yang mengikuti kajian hingga selesai. Ia mengaku memang menantikan tema tentang pendidikan anak.

Lihat Juga : 259 PPPK Pemko Padangsidimpuan Terima SK Perpanjangan Kerja

“Tema ini memang yang saya tunggu. Ustadz Swardi tadi menjelaskan tahapan mendidik anak sesuai sunnah dengan sangat jelas. Saya jadi punya bekal baru untuk diterapkan kepada anak-anak di rumah selama sisa Ramadhan ini,” tuturnya dengan penuh semangat.

Kajian Ba’da Dzuhur tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Kota Padangsidimpuan.

Meski terjadi perubahan penceramah secara mendadak, kegiatan tetap berlangsung lancar. Hal ini sekaligus menunjukkan kesiapan pengurus Masjid Raya Al-Abror dalam menjaga kesinambungan syiar Ramadhan, sehingga jamaah tetap mendapatkan siraman rohani yang menyejukkan di bulan suci.(Dani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This