Selasa, Oktober 13, 2026

Zakat Produktif, Strategi Baznas Tapsel untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Must Read

Sidimpuanpos.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menegaskan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui program zakat produktif.

Komitmen dan langkah tersebut disampaikan Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, dengan harapan dapat mengubah para mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa mendatang

” Baznas Tapsel kini memfokuskan pada zakat produktif, karena ini cara paling efektif untuk menurunkan angka kemiskinan, ” ujar Jon Sujani, Sabtu (25/10/2025).

Ia menjelaskan, zakat bukan sekadar kewajiban agama dalam rukun Islam, melainkan juga memiliki peran strategis sebagai pilar ekonomi mikro.

” Zakat punya dua dimensi penting: spiritual dan sosial. Ini bisa memutar roda perekonomian jika dikelola dengan benar, ” tambahnya.

Baznas Tapsel juga memperkirakan potensi zakat di wilayah tersebut mencapai Rp5 miliar per tahun. Ke depan, lembaga itu menargetkan peningkatan pengumpulan sekaligus pengelolaan zakat agar lebih efisien dan berdampak luas bagi masyarakat.

” Selama ini, 100 persen zakat disalurkan untuk konsumsi. Ke depan, 70 persen akan dialokasikan untuk sektor produktif, agar mustahik bisa naik kelas menjadi muzakki, ” jelasnya

Jon Sujani juga memaparkan, dalam upaya pengelolaan zakat, Baznas Tapsel juga berkomitmen menerapkan sistem yang transparan dan akuntabel guna menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

” Zakat harus dikelola secara terbuka, agar umat percaya dan yakin zakatnya benar-benar sampai ke yang berhak dan tepat guna, ” pungkasnya.

Baznas Tapsel berharap, dengan strategi zakat produktif ini, masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi sesaat, tetapi juga dapat mandiri dan berdaya dalam jangka panjang

” Melalui kolaborasi dengan berbagai elemen, diharapkan program zakat produktif di Tapsel tidak hanya menjadi gerakan sosial, tetapi juga gerakan perubahan menuju kemandirian ekonomi umat, ” ucapnya

Selain itu, Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu menegaskan, peran media massa juga dinilai sangat penting dalam memperkuat keberhasilan program Baznas di Kabupaten Tapsel.

” Media memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran publik akan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, ” katanya.

Menurutnya, melalui pemberitaan yang edukatif dan inspiratif, media dapat menjadi jembatan informasi antara Baznas dan masyarakat luas.

” Media berperan besar dalam menyebarluaskan pesan kebaikan. Dengan publikasi yang berkelanjutan, masyarakat akan semakin memahami bahwa zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga solusi sosial untuk mengurangi kemiskinan, ” ujarnya.

Ia berharap, media dapat menjadi mitra pengawasan publik, memastikan pengelolaan zakat berjalan transparan, akuntabel dan berdampak nyata bagi masyarakat penerima.

Melalui liputan dan pemberitaan yang konstruktif, media bisa membantu membangun kepercayaan (trust) masyarakat terhadap Baznas.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This