Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kembali menggelar pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Pangirkiran, Kecamatan Halongonan, Senin (02/03), sebagai upaya membantu warga memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan ini, Pemkab Paluta menyediakan sebanyak 600 paket sembako. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, serta telur ayam broiler sebanyak 15 butir. Paket tersebut dijual dengan harga Rp125 ribu, lebih rendah dari harga pasar.
Tokoh masyarakat Halongonan, Oppung Porkot, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kecenderungan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
”Aksi pasar murah seperti ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Ramadhan Fair di Lapangan Merdeka Ramai Pengunjung Hingga Larut Malam
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Paluta, Afrul Fachrul Rozi Harahap, menjelaskan bahwa program pasar murah merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
la menambahkan, program ini sebelumnya telah dimulai di Pasar Siunggam, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, dan akan terus diperluas ke kecamatan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara merat eh seluruh warga Paluta.
Selain menggelar pasar murah, Pemkab Paluta juga melakukan pemantauan intensif terhadap harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini menjelang Idul Fitri.
Lihat Juga : Tanggul Aek Sibontar Jebol, Ratusan Hektare Sawah di Siabu Terendam
Sebagai upaya pengawasan, pemerintah daerah juga menurunkan tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan pasokan serta mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga secara tidak wajar.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkab Paluta berharap stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.(Fazry)


