Rabu, Oktober 14, 2026

PTAR Gerak Cepat Bantu Korban Banjir dan Longsor Tapsel

Must Read

Sidimpuanpos.com – Sejak masa tanggap darurat dimulai, PT Agincourt Resources (PTAR) bergerak cepat memprioritaskan keselamatan warga dan pemulihan akses.

Dalam 72 jam pertama, PTAR menurunkan Tim Tanggap Darurat (ERT) untuk evakuasi, menyalurkan bantuan darurat, serta memastikan posko berfungsi efektif, termasuk distribusi makanan siap saji, air bersih, dan layanan kesehatan.

PTAR juga membantu membuka jalur tertutup longsor dan mengirim logistik ke wilayah yang masih terisolasi.

Baca Juga : Akses Jalan Pauh Belum Pulih Usai Banjir dan Longsor

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, menjelaskan bahwa sejak hari pertama bencana pada 25 November 2025, fokus perusahaan tetap pada perlindungan warga, pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, dan akses kesehatan.

Bantuan PTAR telah menjangkau lebih dari 3.000 warga melalui penyaluran makanan dan kebutuhan pokok setiap hari.

“Kami mengerahkan sumber daya untuk mempercepat evakuasi dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas, termasuk dukungan layanan kesehatan. Fokus kami pada dua hal paling mendesak: keselamatan warga dan pemulihan akses,” ujar Katarina.

Ia menegaskan bahwa PTAR akan terus berada di lapangan bersama pemerintah daerah selama masa tanggap darurat, dengan prioritas bagi warga di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol Sitinjak.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak 25 November 2025.

Para penyintas kini tersebar di tujuh posko, di antaranya Desa Batu Hula, Desa Sumuran, Sopo Daganak di Desa Napa, Balai Marguna Kantor Camat Batang Toru, Gedung Serbaguna HKBP Wek II Pasar Batang Toru, Puskesmas Batang Toru, dan Desa Garoga.

Dukungan logistik PTAR dipusatkan dari area operasional yang aman agar distribusi lebih cepat dan terkoordinasi.

Di posko, PTAR menyediakan tenda, dapur umum, makanan siap saji, air bersih, dan layanan kesehatan.

Sebanyak 305 relawan, termasuk karyawan PTAR dan warga, membantu operasional posko, mulai dari memasak hingga menyalurkan logistik.

“Kami menata dukungan logistik melalui satu kendali koordinasi agar bantuan tersalurkan tepat sasaran dan berkesinambungan,” tambah Katarina.

Selain fokus pada pengungsian, PTAR juga membantu membuka akses jalan yang terputus akibat longsor dengan mengerahkan 10 unit ekskavator dan backhoe loader. Untuk wilayah terisolasi, helikopter PTAR digunakan mengirim kebutuhan darurat.

Pada Selasa (2/12/2025), PTAR mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau area terdampak di Desa Garoga.

Lihat Juga : Telkomsel Salurkan Bantuan Kuota di Wilayah Banjir dan Longsor

Dalam kunjungan itu, PTAR menegaskan komitmen terhadap transparansi, kepatuhan, dan good mining practice. “Kami terbuka dan kooperatif terhadap proses verifikasi serta pengawasan pemerintah,” kata Katarina.

PTAR menegaskan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, TNI/Polri, dan instansi lainnya terus diperkuat agar penanganan bencana dan pemulihan berjalan efektif.

Perusahaan berharap dukungan yang diberikan dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This