Rabu, Oktober 14, 2026

DPRD Tapsel Minta Jalan Sipirok-Aek Bilah Terus Dilanjutkan

Must Read

Sidimpuanpos.com – Suara harapan datang dari Rawi Ritonga, Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) II. Ia meminta agar proyek pembangunan jalan Provinsi yang menghubungkan Sipirok, Arse, Saipar Dolok Hole (SD Hole), dan Aek Bilah hingga perbatasan Padang Lawas Utara (Paluta) tidak berhenti begitu saja setelah tahun anggaran 2026 berakhir.

Bagi Rawi, ruas jalan ini bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan urat nadi kehidupan warga di kawasan tersebut, tempat mobilitas sehari-hari dan roda perekonomian bergantung.

“Pembangunan ini tentu kita apresiasi. Namun, kita berharap jangan berhenti sampai di sini. Pembangunan jalan harus terus dilanjutkan secara bertahap hingga tahun 2027,” ungkap politisi Partai Golkar ini, Senin (10/8/2026).

Ia menyebutkan, masih banyak ruas jalan lain yang kondisinya memerlukan perbaikan segera. Karena itu, ia mendorong agar pembangunan infrastruktur dijadikan program berkesinambungan, bukan proyek yang berhenti di satu titik saja.

Baca Juga : Berselisih Soal Ternak, Petani di Tapsel Tewas Ditembak Tetangga

“Jangan sampai pembangunan hanya selesai di satu titik, sementara masih ada ruas lain yang kondisinya membutuhkan perhatian. Kita ingin konektivitas Sipirok, Arse, SD Hole, dan Aek Bilah semakin baik,” tuturnya.

Menurut Rawi, jalan yang mulus akan membawa perubahan nyata bagi kehidupan warga, terutama para petani yang selama ini kesulitan mengangkut hasil bumi mereka.

“Kalau jalan bagus, masyarakat lebih mudah membawa hasil pertanian. Biaya transportasi juga bisa lebih efisien dan akses menuju daerah lain semakin lancar. Ini tentunya akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Ia kembali menekankan pentingnya keberlanjutan proyek ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh warga, bukan hanya sebagian.

“Kita berharap pemerintah provinsi dan kabupaten terus bersinergi. Jalan Sipirok–Aek Bilah jangan terhenti. Secara bertahap bisa dituntaskan sehingga masyarakat mendapatkan akses jalan yang layak dan konektivitas antarwilayah semakin kuat,” pungkasnya.

Tak lupa, Rawi menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, yang dinilainya telah menaruh perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah ini.

“Masyarakat sudah lama menantikan kondisi jalan yang lebih baik. Mudah-mudahan dengan perbaikan ini mobilitas masyarakat semakin lancar dan perekonomian di Arse hingga Aek Bilah ikut meningkat,” terangnya.

Dari sisi masyarakat, sambutan hangat juga datang dari Darma, warga Aek Bilah yang juga menjabat Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Aek Bilah. Ia mengaku senang dengan progres pembangunan yang sudah berjalan, namun berharap pemerintah tak berhenti di tengah jalan.

“Kami sangat mengapresiasi pembangunan jalan ini. Harapan kami, pembangunan tidak berhenti pada tahun ini, tetapi terus dilanjutkan sampai seluruh ruas yang membutuhkan perbaikan dapat ditangani,” kata Darma.

Lihat Juga : Polres Tapsel Gelar Minggu Kasih, Salurkan Bantuan Beras ke Lansia

Ia menjelaskan, jalan yang layak sangat berarti bagi warga Aek Bilah yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.

“Jalan yang bagus sangat membantu masyarakat. Hasil pertanian lebih mudah dibawa keluar dan aktivitas warga juga semakin lancar,” ujarnya.

Sebagai catatan, pada tahun anggaran 2026 pemerintah telah menggelontorkan dana sekitar Rp60 miliar untuk pembangunan jalan di tiga titik wilayah tersebut, dengan rincian sebagai berikut:

  • Ruas Sipirok – Arse – Simpang Tandosan sepanjang 4 kilometer, dengan anggaran Rp24 miliar.
  • Ruas Simpang Tandosan – Sipanggimbar (Kecamatan SD Hole) sepanjang 3 kilometer, dengan anggaran Rp18 miliar.
  • Ruas Sipanggimbar – Tolang (Kecamatan Aek Bilah) hingga batas Kabupaten Paluta sepanjang 3 kilometer, dengan anggaran Rp18 miliar. (Galeh).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This