Rabu, Oktober 14, 2026

Pemkab Tapsel Gelar Musrenbang RPJMD, Gus Irawan Tegaskan Visi Tapsel Bangkit

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) memulai langkah awal perencanaan pembangunan jangka menengah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, yang berlangsung di Aula Sarasi, Lantai III Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Selasa (17/6/2025).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Wakil Ketua dan anggota DPRD Tapsel, Forkopimda, Sekda Sofian Adil, jajaran pimpinan OPD, para camat se-Tapsel, serta unsur vertikal dan masyarakat sipil seperti akademisi, LSM, NGO, dan media.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa RPJMD merupakan dokumen lima tahunan yang menjabarkan visi-misi kepala daerah terpilih dan harus selaras dengan RPJMN 2025–2029 serta RPJMD Provinsi Sumatera Utara agar arah pembangunan antara pusat dan daerah dapat terintegrasi secara optimal.

Baca Juga : Pemkab Palas Gelar Lomba Cipta Lagu Mars Daerah, Hadiah Utama Sepeda Motor

“Perencanaan yang matang menjadi kunci keberlanjutan pembangunan. Dokumen RPJMD ini harus menjadi milik bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah,” ujar Gus Irawan.

Bersama Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Gus Irawan mengusung visi kepemimpinan 2025–2030 yakni ‘Tapanuli Selatan yang Maju dan Berkarakter Unggul, Sehat, Cerdas dan Sejahtera dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045’ dengan semangat Tapsel Kembali Bangkit.

Untuk merealisasikan visi tersebut, ditetapkan lima misi strategis, antara lain:

  1. Peningkatan infrastruktur dasar;
  2. Peningkatan pendapatan masyarakat;
  3. Penguatan kualitas SDM;
  4. Reformasi birokrasi dan layanan publik;
  5. Pengembangan permukiman hijau berkelanjutan.

Kelima misi ini diterjemahkan dalam 19 program prioritas bertajuk Panca Cita Tapsel, yang mencakup pembangunan jalan mantap, sistem irigasi terpadu, desa terang energi, digitalisasi layanan, penguatan UMKM, pariwisata, hingga sektor pendidikan dan kesehatan yang adaptif.

Bupati juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan meminta agar program yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat untuk dirasionalisasi.

Lihat Juga : Transparansi dan Akuntabilitas, Fokus Evaluasi Layanan Kantah Padangsidimpuan

“Kita harus menyusun program berdasarkan kebutuhan nyata rakyat, bukan sekadar mengikuti nomenklatur,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumut yang diwakili Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi, Novita Saragih, mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penyusunan RPJMD. Ia menyampaikan sembilan indikator makro pembangunan Sumut 2025–2029, seperti peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan perbaikan indeks lingkungan hidup.

“Musrenbang ini adalah momentum penting untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif sesuai arah kebijakan nasional,” pungkas Novita.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Evaluasi Program MBG, Pemkab Asahan Tekankan Pengawasan dan Kualitas Makanan

Sisumpuanpos.com , ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama pihak terkait melakukan koordinasi sekaligus evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This