Sidimpuanpos.com – Abulyatama Indonesia Cabang Padangsidimpuan- Tapanuli Selatan bersama LAZ Abulyatama Indonesia dan Wakaf Peradaban Internasional merealisasikan pembangunan sumur air bersih di TK Siala Sampagul.
Pembangunan ini bertujuan menyediakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi sekolah serta masyarakat sekitar yang terdampak bencana alam.
Ketua Abulyatama Indonesia Cabang Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan, Safariyarti Saragih, S.Pd.I, M.Sos, menyampaikan bahwa keberadaan sumur air bersih ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta meningkatkan kesehatan siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
Baca Juga : Dari Pasar ke Pos Polisi, Sejarah Balkon Pajak Batu Padangsidimpuan
”Air bersih merupakan kebutuhan dasar, terlebih bagi wilayah yang terdampak bencana. Sumur ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Pembangunan sumur air bersih tersebut dimulai pada 10 Januari 2026 dan rampung pada 22 Januari 2026. Proses pengerjaan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari survei lokasi, pengeboran, pemasangan pompa, hingga penyediaan sistem distribusi air.
Air dari sumur ini dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah seperti toilet, bersuci, serta dapat digunakan oleh masyarakat sekitar secara bersama dan berkelanjutan.
Safariyarti menjelaskan, lokasi TK Siala Sampagul dipilih karena berada di wilayah terdampak bencana dan menjadi titik strategis yang mudah diakses oleh warga sekitar. Dengan demikian, manfaat sumur air bersih tidak hanya dirasakan oleh siswa dan tenaga pendidik, tetapi juga masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Lihat Juga : Pelaku Penganiayaan Berat di Aek Tuhul Ditangkap Polisi
Selama proses pembangunan, sejumlah kendala dihadapi, seperti kondisi tanah pascabencana dan faktor cuaca. Namun, berkat kerja sama antara pengurus Abulyatama Indonesia, pihak sekolah, donatur, relawan, serta partisipasi aktif masyarakat, pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana.
Pihak sekolah dan masyarakat berharap sumur air bersih ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, memperkuat ketahanan air pascabencana, meningkatkan kesehatan lingkungan, serta menjadi sumber keberkahan dan amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunannya.(Fazry)


