Sidimpuanpos.com – Polres Tapanuli Selatan mengungkapkan data korban bencana alam sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun yang digelar di Aula Polres Tapsel, Selasa (30/12/2025). Data tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara.
Sebanyak 89 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah kecamatan. Kecamatan Batang Toru menjadi wilayah dengan korban terbanyak, yakni 49 orang, disusul Angkola Sangkunur 33 orang, sementara kecamatan lainnya mencatat korban dalam jumlah lebih kecil. Seluruh identitas korban dipastikan telah terverifikasi.
Baca Juga : Jelang Tahun Baru, Arus Kendaraan di Padangsidimpuan Ramai Lancar
Selain korban meninggal, 20 orang masih dinyatakan hilang dan 15 orang mengalami luka berat. Kapolres menjelaskan, pihaknya berhati-hati dalam menetapkan status korban hilang dan tidak langsung memasukkannya sebagai korban meninggal sebelum proses klarifikasi dan pengecekan lapangan dilakukan.
Sepanjang 2025, bencana yang terjadi di wilayah hukum Polres Tapsel meliputi 19 kejadian banjir bandang, 20 tanah longsor, dan 1 peristiwa pohon tumbang. Hingga kini, kepolisian terus melakukan pemutakhiran data serta pendataan kerusakan infrastruktur dan permukiman warga.(Fajry)


