Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar BPK RI Perwakilan Sumatera Utara di Kantor BPK Sumut, Medan, Kamis (9/4/2026).
FGD bertema “Pemeriksaan Laporan Keuangan sebagai Salah Satu Bentuk Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah” ini merupakan bagian dari pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di seluruh kabupaten/kota di Sumut. Kegiatan diikuti 14 kepala daerah dan menghadirkan pejabat BPK RI.
Usai kegiatan, Gus Irawan menyebut forum tersebut menjadi sarana penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan BPK dalam pelaksanaan audit.
Baca Juga : TP-PKK Padang Lawas Perkuat Silaturahmi Lewat Arisan Bulanan
“ Ini kegiatan yang sangat baik. Meskipun audit BPK sedang berlangsung, forum ini menjadi sarana penyejukan persepsi sekaligus memberikan petunjuk agar penyajian laporan keuangan semakin baik dan akuntabel, ” ujarnya.
Ia menilai arahan BPK menjadi pedoman dalam menindaklanjuti temuan serta memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan bertanggung jawab.
Salah satu isu yang dibahas dalam FGD adalah pencatatan bantuan bagi daerah terdampak bencana, termasuk pengelolaan aset dan persediaan bantuan.
“ Seluruh bantuan yang diterima harus dicatat secara akuntabel. Ini penting agar penyajian laporan keuangan tetap baik dan tidak mempengaruhi opini atas kewajaran laporan keuangan daerah, ” jelasnya.
Gus Irawan menegaskan, Pemkab Tapsel siap menghadapi pemeriksaan LKPD 2025 yang merupakan agenda rutin tahunan.
Baca Juga : Paya Ogung Jaya Tutup Bertahun-Tahun, Potensi Wisata Terabaikan
“ Pemkab Tapsel siap menjalani proses pemeriksaan sekaligus terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dari waktu ke waktu, ” katanya.
Ia juga optimistis Tapsel dapat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“ Kita berharap opini WTP yang telah sebelas kali diraih Kabupaten Tapsel dapat kembali dipertahankan, ” ungkapnya.(Galeh)


