sidimpuanpos.com – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Tanda Kehormatan Kartika Pamong Praja Muda dan gelar Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi keduanya dalam penguatan birokrasi serta pengabdian terhadap masyarakat.
“Penghargaan ini adalah amanah dan bentuk kepercayaan yang akan kami jaga dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.
Baca Juga : Gerakan Pangan Murah Pemko Medan
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Kota Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Medan yang telah menginisiasi kegiatan bakti sosial dan anjangsana ke Kampus IPDN Jatinangor.
“Kegiatan ini mencerminkan semangat Bhinneka Nara Eka Bhakti dan jiwa Asta Brata yang menyatukan para alumni dalam semangat pengabdian,” katanya.
Rico menegaskan bahwa IPDN adalah institusi strategis dalam mencetak kader pemerintahan yang berintegritas, adaptif, dan tangguh. Saat ini, lebih dari 20.000 alumni IPDN tersebar di seluruh Indonesia, mengisi berbagai posisi penting di pemerintahan.
Lihat Juga : Percepat Layanan Pertanahan, BPN Sumut Serahkan Sertifikat Tanah di Rakerda 2025
Di lingkungan Pemko Medan, tercatat sebanyak 169 alumni IPDN aktif, terdiri dari 13 pejabat eselon II, 73 pejabat eselon III, dan 83 pejabat eselon IV, termasuk camat, lurah, dan pejabat strategis lainnya.
“Alumni IPDN telah memperkuat struktur birokrasi yang responsif dan disiplin di Pemko Medan. Mereka menjadi pendorong utama dalam transformasi digital dan peningkatan pelayanan publik,” jelasnya.
Ia pun mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh alumni yang telah berkontribusi dalam membangun wajah baru birokrasi Kota Medan.
Baca Juga : GEMAPATAS 2025: Pasang Patok Tanah, Anti Cekcok, Anti Caplok
Rico juga berharap penganugerahan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan IPDN.
“Saya berharap IPDN terus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan pemimpin-pemimpin tangguh dan beretika, serta terus bersinergi dengan alumni untuk membantu kepala daerah menjalankan visi dan misi pembangunan,” ucapnya.
Kepada para praja IPDN, Rico berpesan agar kelak kembali ke daerah masing-masing dengan membawa kontribusi nyata.
“Berikan perhatian pada masyarakat. Pendidikan yang kalian raih harus menjadi bekal untuk membangun daerah dan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (Lely)


