Rabu, Oktober 14, 2026

Kemenag Madina Sambut Sosialisasi S2 KPI UIN Syahada

Must Read

Sidimpuanpos.com – Semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri menjadi pesan yang dibawa Program Studi Magister (S2) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan saat menggelar sosialisasi di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi aparatur Kemenag dan penyuluh agama, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi akademik agar mampu menjawab tantangan pelayanan keagamaan di era digital.

Sosialisasi mendapat sambutan antusias dari jajaran Kemenag Mandailing Natal. Kepala Kantor Kemenag yang berhalangan hadir diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Armen Rahmad Hasibuan, S.Ag., M.I.Kom. Turut hadir para kepala seksi, seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Mandailing Natal, serta Ketua Kelompok Penyuluh Agama Islam Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Ihsan, S.H.I.

Baca Juga : HAN 2026, Pemkab Tapsel Perkuat Perlindungan Anak

Sementara itu, rombongan Pascasarjana UIN Syahada dipimpin langsung Ketua Program Studi S2 KPI, Dr. Mhd. Latip Kahpi, M.Kom.I.

Dalam sambutannya, Armen Rahmad Hasibuan mengapresiasi langkah UIN Syahada yang aktif menjalin kemitraan dengan Kemenag daerah melalui pengenalan program pendidikan lanjutan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan aparatur dan penyuluh agama.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial menuntut aparatur Kemenag untuk terus meningkatkan kapasitas, wawasan, dan kualifikasi akademik.

“Tantangan dakwah ke depan semakin kompleks. Karena itu, para penyuluh agama dan aparatur Kemenag perlu terus mengembangkan wawasan serta kualifikasi akademiknya. Kehadiran Program Magister KPI UIN Syahada menjadi peluang yang sangat baik untuk melanjutkan studi yang linier dan relevan dengan tugas-tugas penyuluhan maupun penyiaran agama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dr. Mhd. Latip Kahpi memaparkan berbagai informasi mengenai Program Magister KPI, mulai dari visi dan misi, kurikulum, prospek lulusan, hingga berbagai keunggulan yang dimiliki Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik di bidang komunikasi Islam, tetapi juga mampu memanfaatkan perkembangan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif.

“Penyuluh agama merupakan ujung tombak syiar Islam di tengah masyarakat. Melalui pendidikan S2 KPI, kami berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kuat secara teoritis dalam bidang komunikasi Islam, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dalam memanfaatkan media dakwah modern. Kami mengajak para Kepala KUA, kepala seksi, dan penyuluh agama untuk bergabung bersama Pascasarjana UIN Syahada,” katanya.

Lihat Juga : Buang Sabu, Pria di Padangsidimpuan Ditangkap Polisi

Ketua Kelompok Penyuluh Agama Islam Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Ihsan, S.H.I., turut menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi ini dapat menjadi dorongan bagi para penyuluh agama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister demi meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas proses pendaftaran, sistem perkuliahan, kurikulum, hingga peluang pengembangan karier bagi lulusan Program Magister KPI. Acara ditutup dengan foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antara Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan dan Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama semakin kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, unggul, dan siap menghadapi tantangan dakwah di era digital.(AG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This