Sidimpuanpos.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Desa Situmba Godang, Kecamatan Sipirok, Rabu (16/9/2026).
Setelah menerima informasi mengenai musibah tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Tapsel langsung menuju lokasi untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada keluarga yang terdampak.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua BAZNAS Tapsel Jon Sujani Pasaribu bersama Wakil Ketua II Asep Safaat Siregar, staf pelaksana Wahyu Parondingan Siregar serta jajaran staf.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi sembako, perlengkapan mandi, pakaian layak pakai, selimut, serta perlengkapan salat berupa sajadah, kain sarung dan mushaf Alquran. Selain itu, BAZNAS Tapsel juga memberikan bantuan uang tunai.
Baca Juga: YBM PLN Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa di Padang Lawas
Ketua BAZNAS Tapsel Jon Sujani Pasaribu mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan awal keluarga korban setelah rumah mereka terbakar.
Sebelum menuju lokasi kebakaran, BAZNAS Tapsel baru saja menyelesaikan kegiatan penyaluran zakat konsumtif sekaligus sosialisasi zakat kepada para muzakki di Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapsel.
Setelah tiba kembali di kantor BAZNAS, mereka menerima laporan tentang kebakaran yang baru terjadi di Sipirok. Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan koordinasi dan berangkat menuju lokasi kejadian.
“Begitu menerima kabar, kami langsung berkoordinasi dan berangkat ke lokasi agar bantuan darurat bisa segera diterima oleh korban,” kata Jon Sujani.
Menurut Jon Sujani, kehadiran BAZNAS Tapsel di lokasi merupakan bentuk kepedulian sekaligus bagian dari pelaksanaan amanah yang diberikan para muzakki.
“Kami dari BAZNAS Tapsel berupaya secepat mungkin hadir memberikan bantuan kepada saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran ini,” katanya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban dalam menghadapi kondisi darurat setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang akibat kebakaran.
“Ini adalah wujud amanah dari para muzakki yang harus segera disalurkan untuk membantu meringankan beban sesama,” katanya.
Jon Sujani menegaskan, penyaluran dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) tidak hanya ditujukan untuk program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara berkala.
“Tapi juga dapat direspons untuk membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat dan musibah kemanusiaan,” tegasnya.
Diketahui, kebakaran tersebut menghanguskan rumah permanen milik Ahmad Safril, yang oleh warga setempat dikenal dengan nama Sambal Dangdut.
Lihat juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Sipirok, Kerugian Capai Rp100 Juta
Rumah berukuran sekitar 6 x 6 meter atau seluas 36 meter persegi itu dalam keadaan kosong ketika api mulai membesar. Kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik.
Bangunan rumah berikut sejumlah dokumen penting milik keluarga korban ludes terbakar. Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp85 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Pemadaman dilakukan secara gabungan dengan melibatkan tujuh personel Pemadam Kebakaran, 15 personel Bagian Pemeliharaan dan Perlengkapan, serta tiga personel Satpol PP Tapsel. Petugas juga mengerahkan satu unit kendaraan tangki air.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi kebakaran, yakni di kawasan Sialaman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga situasi dinyatakan aman sekitar pukul 14.45 WIB. (Wan)


