Jumat, Oktober 16, 2026

Menaker: Produktivitas dan Kompetensi Kunci Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Must Read

Sidimpuanpos.com – Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, peningkatan keterampilan dan perlindungan bagi pekerja menjadi perhatian utama pemerintah. Perkembangan teknologi, transformasi industri, hingga dinamika ekonomi global dinilai menghadirkan tantangan baru yang harus dijawab dengan kebijakan yang adaptif.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menghadiri kegiatan Peningkatan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja dalam Mendukung Transformasi Ketenagakerjaan Nasional di Medan, Sumatera Utara, Selasa (7/7/2026) malam.

Yassierli menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan produktivitas tenaga kerja, memperkuat sistem pelindungan pekerja, serta mengembangkan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari komitmen mewujudkan dunia kerja yang lebih siap menghadapi perubahan.

Baca Juga : Menaker Dorong Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan Kerja

Menurutnya, langkah tersebut merupakan amanat konstitusi yang menjamin setiap warga negara berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak.

“Ini amanah konstitusi. Setiap warga negara berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak. Amanah itu yang terus kami perjuangkan,” ujar Yassierli.

Ia menjelaskan, perubahan ekonomi global, pesatnya perkembangan teknologi, dan transformasi industri telah mengubah kebutuhan dunia kerja. Tantangan saat ini bukan hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga memastikan tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri serta mendapatkan perlindungan yang memadai.

Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi salah satu prioritas pemerintah agar tenaga kerja Indonesia semakin mampu bersaing di pasar kerja yang terus berkembang. Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat sistem pelindungan pekerja secara menyeluruh, mulai sebelum memasuki dunia kerja, selama bekerja, hingga saat menghadapi risiko kehilangan pekerjaan.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan terus menyempurnakan berbagai instrumen ketenagakerjaan dan meningkatkan kualitas layanan bagi pekerja maupun pencari kerja sebagai bagian dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif.

Yassierli menekankan bahwa keberhasilan membangun ekosistem tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, serikat pekerja, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Lihat Juga : Wamenaker: Kompetensi Kunci Hadapi Dunia Kerja Baru

“Kita harus bergerak bersama. Tantangan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja,” katanya.

Ia menambahkan, hubungan industrial yang harmonis dan produktif akan menjadi fondasi penting untuk mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, sekaligus mewujudkan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.

“Kalau pekerja, pengusaha, dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, kita akan lebih siap menghadapi tantangan apa pun. Dari sinilah produktivitas tumbuh dan kesejahteraan pekerja dapat terus meningkat,” tuturnya.

Sumber : Biro Humas Kemnaker

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This