Rabu, Oktober 14, 2026

Pengajian BKMT Sipirok, Wabup Tapsel Paparkan Program Pemulihan

Must Read

sidimpuanpos.com – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Jafar Syahbuddin Ritonga, menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sipirok yang digelar di Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok, pada Selasa (2/6/2026).

Selain mempererat silaturahmi, kehadiran Wakil Bupati dalam acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini juga bertujuan untuk meresmikan renovasi Masjid Al-Muttaqin.

Kegiatan rutin ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel sebagai wadah strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan dan pemulihan daerah pascabencana besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun lalu.

Baca Juga : Rayakan HUT Kota, PAPPRI Padangsidimpuan akan Gelar Festival Lagu Daerah dan Malam Tembang Kenangan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga menyampaikan salam hangat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, yang berhalangan hadir secara langsung.

Melalui kesempatan tersebut, Wabup menegaskan komitmen penuh Pemkab Tapsel untuk mempercepat pemulihan daerah pascabencana yang telah berdampak signifikan pada 14 dari 15 kecamatan di Tapsel.

​”Dampak bencana yang terjadi sangat luar biasa. Sekitar 3.000 hektare lebih lahan persawahan mengalami kerusakan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus mendorong gerakan pertanian agar masyarakat kembali produktif dan mampu mengejar ketertinggalan akibat bencana,” ujar Wabup.

Sebagai langkah konkret pemulihan ekonomi warga, Pemkab Tapsel telah mencanangkan program pengembangan sektor pertanian.

Salah satu program unggulan yang dihadirkan adalah Gerakan Tanam Seribu Hektare Jagung. Program ini didukung penuh oleh fasilitas Kredit Usaha Layak Berkah (KUR Berkah) dari Bank Sumut, yang menawarkan bunga nol persen hingga akhir tahun 2026.

Wabup menjelaskan bahwa program stimulus ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat.

Lihat Juga : Pembangunan Koperasi Merah Putih Sadabuan Capai 90 Persen

Tujuannya agar para petani tidak lagi terjebak dan bergantung pada pinjaman berbunga tinggi dari lembaga keuangan informal atau rentenir.

“Kami ingin masyarakat memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang sehat dan produktif.

Tanah yang selama ini menganggur harus dimanfaatkan untuk pertanian.

Jagung saat ini memiliki prospek yang sangat baik dan menjadi salah satu komoditas andalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Dani)

Sumber : prokopimkabtapsel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This