Selasa, Oktober 13, 2026

Rapimnas SMSI 2026 Bahas Masa Depan Media Siber dan Sikap atas Perdagangan Digital

Must Read

Sidimpuanpos.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Millennium Hotel Sirih, Jakarta, pada 6–7 Maret 2026. Kegiatan ini juga menjadi momentum peringatan HUT ke-9 SMSI yang menaungi ribuan perusahaan pers siber di Indonesia.

Rapimnas dihadiri para ketua SMSI provinsi dari seluruh Indonesia, tokoh pers nasional, serta pimpinan organisasi pers. Dari Dewan Pers hadir Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat bersama sejumlah anggota, di antaranya Yogi Hadi Ismanto, Rosarita Niken Widiastuti, dan Dahlan Dahi.

Turut hadir perwakilan konstituen Dewan Pers, antara lain Bambang Santoso, Ahmad Munir, Elin Y Kristanti, Sopian, serta Wilson Lumi.

Baca Juga : Bobby Nasution Teken THR untuk Guru PPPK Paruh Waktu dan GTT

Menyatukan Persepsi Organisasi

Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan Rapimnas menjadi forum untuk menyamakan persepsi pengurus sekaligus merumuskan sikap organisasi terhadap berbagai isu strategis industri media.

“Rapimnas ini merupakan panggilan bagi SMSI untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa dan negara,” ujar Firdaus.

Ia menjelaskan SMSI lahir sebagai wadah bagi media startup dan media lokal yang banyak didirikan wartawan profesional, termasuk mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja dari perusahaan media besar.

“Ada wartawan yang terpaksa memulai usaha kecil seperti menjadi tukang bakso. Padahal kemampuan mereka sebagai jurnalis sangat dibutuhkan untuk memberi kontribusi bagi pemerintah, bangsa, dan negara,” katanya.

Menurutnya, SMSI mendorong wartawan di daerah tetap menjaga idealisme jurnalistik dengan membangun dan mengelola perusahaan media sendiri.

“Itulah latar belakang SMSI berdiri, menjaga idealisme wartawan atau jurnalis,” tegasnya.

Baca Juga : Rakor Lintas Sektoral, Padangsidimpuan Matangkan Operasi Ketupat 2026

Tantangan Media Siber

Firdaus menyebut perjalanan SMSI selama sembilan tahun tidak mudah. Saat ini organisasi tersebut memiliki sekitar 3.181 perusahaan pers anggota yang sebagian besar merupakan media startup dengan sumber daya terbatas.

Ia juga menyoroti munculnya perjanjian perdagangan resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat di sektor Digital Trade and Technology yang perlu disikapi bersama oleh anggota SMSI.

“Nah ketika ada perjanjian perdagangan seperti ini, kita harus merumuskan sikap bersama. Rapimnas ini menjadi forum untuk menentukan langkah terbaik bagi perusahaan pers startup di bawah SMSI,” ujarnya.

Firdaus juga menyinggung kebijakan verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers yang dinilai cukup memberatkan bagi media kecil.

Baca Juga : Jamaah Al-Abror Dalami Makna I’tikaf di Ramadan

“Banyak anggota kami merasa seperti ‘dibom’ dengan kebijakan verifikasi itu karena bisa mematikan keberlangsungan hidup media kecil,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan pers harus tetap dijaga.

“Yang lebih esensial adalah kemerdekaan pers. Jangan sampai kemerdekaan itu justru dibatasi oleh rezim administrasi,” tegasnya.

Firdaus juga menyoroti persoalan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang hingga kini belum dapat dilaksanakan oleh SMSI.

“Kami tidak diberi otoritas UKW, tetapi ada lembaga lain dengan sumber daya terbatas yang menjadi lembaga uji. Pengujinya sering meminjam anggota SMSI, yang diuji juga anggota SMSI, bahkan biayanya sering ditanggung anggota kami,” ujarnya.

Baca Juga : Ramai Pemburu Takjil, Jalan Kenanga Padangsidimpuan Macet

SMSI sebagai Pilar Demokrasi

Ketua Dewan Pakar SMSI Yuddy Crisnandi menilai perkembangan SMSI menunjukkan organisasi tersebut telah menjadi bagian penting dalam ekosistem masyarakat digital.

“Ribuan perusahaan media siber yang bergabung di SMSI menunjukkan bahwa organisasi ini berada di tengah peradaban modern yang berbasis teknologi informasi,” kata Yuddy.

Ia menekankan pentingnya SMSI memperkuat peran sebagai pilar demokrasi.

“SMSI harus menjadi pilar demokrasi baru yang berkeadilan, menjadi jembatan informasi yang akurat dan terpercaya antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Sekda Paluta Serahkan Surat Tugas PMO dan BA KDKMP 2026

Dewan Pers Tampung Aspirasi

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyatakan pihaknya siap menampung berbagai aspirasi dari forum Rapimnas.

“Saya senang ada perwakilan Dewan Pers di sini. Setiap inspirasi dan pemikiran dari SMSI akan kami catat untuk dibawa ke pleno Dewan Pers,” ujarnya.

Ia menilai dunia pers saat ini tengah mengalami perubahan besar akibat perkembangan teknologi.

“Sekarang yang mengalami redefinisi bukan hanya pers, banyak paradigma lama yang perlu diperbarui,” katanya.

Baca Juga : Rakor Lintas Sektoral, Padangsidimpuan Matangkan Operasi Ketupat 2026

Rumusan Sikap dan Surat Terbuka

Rapimnas juga membentuk tim perumus yang dipimpin Sihono HT dengan anggota Erris Julietta Napitupulu, Mahmud Matangara, dan Tarmuji Talmachi untuk menyempurnakan AD/ART serta merumuskan sikap organisasi terhadap perjanjian dagang digital Indonesia–Amerika Serikat.

Hasil Rapimnas kemudian dituangkan dalam Surat Terbuka SMSI kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam surat tersebut, SMSI menyoroti pentingnya kebijakan perdagangan digital yang tetap melindungi kedaulatan digital nasional serta memberi ruang tumbuh bagi industri media nasional.

Rapimnas SMSI 2026 diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis bagi Dewan Pers dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem pers nasional.(Ali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This