Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar Musrenbang RKPD 2027 di Aula Sarasi, Kompleks Perkantoran Bupati Sipirok, Senin (30/3/2026).
Kegiatan dibuka Bupati Gus Irawan Pasaribu dan dihadiri Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, perwakilan Gubernur Sumut Achmad Fadly Dalimunthe, unsur DPRD, Forkopimda, serta jajaran OPD.
Bupati menegaskan Musrenbang menjadi momentum penting menentukan arah pembangunan, khususnya percepatan pemulihan pascabencana sekaligus menuju ekspansi pembangunan.
Baca Juga : Libur Idulfitri, Wisata Tebing Tinggi Madina Dipenuhi Wisatawan
“ Musrenbang ini menjadi titik penting untuk memastikan pembangunan kita lebih tangguh, adaptif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, ” ujar Gus Irawan.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Tapsel tahun 2025 masih di atas 5 persen, meski sempat turun akibat bencana yang menyebabkan kerugian sekitar Rp2,7 triliun dan lebih dari 3.000 hektare sawah gagal panen.
” Lebih dari 3.000 hektare sawah mengalami gagal panen, sementara sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi sekitar 43 persen terhadap PDRB, ” katanya.
Baca Juga : Jembatan Kayu Aek Sijorni Tapsel Jadi Daya Tarik Wisatawan
Musrenbang tahun ini mengusung tema percepatan pemulihan pascabencana secara terintegrasi, dengan lima prioritas pembangunan, yakni rehabilitasi infrastruktur, pemulihan sosial ekonomi, penguatan ketahanan bencana, peningkatan layanan publik, serta pembangunan berkelanjutan.
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian, di antaranya peningkatan nilai SAKIP menjadi B, capaian MCP KPK zona hijau, serta penghargaan SDGs tingkat nasional.
“ Alhamdulillah, tidak ada lagi korban bencana yang merayakan Idul Fitri di tenda pengungsian. Ini bukti nyata kolaborasi seluruh pihak, ” ungkapnya.
Pemkab berharap Musrenbang menghasilkan perencanaan yang kolaboratif dan adaptif.
” Tapsel Bersinergi, Tapsel Bangkit, menuju ekspansi pembangunan daerah, ” terangnya
Baca Juga : Pemulihan Belum Tuntas, Madina Perpanjang Transisi Darurat Bencana
Sementara itu, perwakilan Gubernur Sumut menyebut tahun 2027 sebagai fase ekspansi pembangunan dengan fokus pada konektivitas wilayah, ketahanan bencana, layanan publik, pertanian modern, serta pengembangan pariwisata dan industri.
Dukungan juga disampaikan DPRD Tapsel.
“ DPRD Tapsel mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan dan kebangkitan ekonomi masyarakat, ” tegas Wakil Ketua DPRD Abdul Basith Dalimunthe.(Galeh)


