Sidimpuanpos.com – Enam petani dari tiga Kelompok Tani (Poktan) yang berasal dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) telah terpilih untuk mengikuti program Championship Klaster 2025 yang diadakan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga. Acara tersebut berlangsung di Coffee, Hotel Akasia Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 19 hingga 21 Mei 2025. Selain dihadiri oleh perwakilan anggota Poktan dari Kabupaten Tapsel, acara ini juga diikuti oleh perwakilan anggota Poktan dari berbagai daerah dalam wilayah kerja BI Perwakilan Sibolga.
Sebanyak enam petani yang berasal dari tiga Poktan di Kabupaten Tapsel berpartisipasi dalam program Championship Klaster 2025 yang diadakan oleh BI Perwakilan Sibolga. Di antara mereka adalah Amhar Harianja dan Suwendi Batubara dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tatengger Bersatu, yang berlokasi di Desa Tatengger, Kecamatan Angkola Muara Tais.
Baca Juga : Dukung Perkembangan Pers, Bupati Simalungun Terima Anugerah Sahabat Pers dari SMSI Pusat
Selanjutnya, Erwin Syaputra Siregar dan Chairil Anwar Siregar dari kelompok tani Dolok Marombun di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, serta Armadi Siregar dan Amrul Siregar dari kelompok tani Aek Nabara di Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel.
Para petani di Tapsel mengikuti pelatihan mengenai kewirausahaan, manajemen usaha tani, serta mendapatkan akses ke pasar dan pembiayaan yang berkaitan dengan potensi hortikultura, khususnya untuk komoditas tanaman cabai, kentang, dan bawang merah yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di daerah Tapsel.
Kepala Dinas Pertanian Tapsel, Henry Hasibuan, SP, melalui Kepala Bidang Hortikultura, Sarietta Pasaribu, SP, pada Kamis (22/5/2025), menyatakan dukungannya terhadap keterlibatan petani Tapsel dalam program ini dan memberikan penghargaan kepada inisiatif BI yang telah membuka peluang bagi petani Tapsel untuk berpartisipasi dalam program unggulan tersebut.
” Kami menyampaikan apresiasinya kepada BI atas dukungan yang telah diberikan dan kami optimis, program ini akan membawa dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah kami. Ini adalah bentuk nyata sinergi dalam mendorong pertanian yang lebih maju, modern dan mandiri, ” ujar Sarietta
Sarietta mengungkapkan bahwa partisipasi perwakilan anggota Poktan dalam program tersebut diusulkan pada tahun 2024 berdasarkan permohonan dari BI Perwakilan Sibolga kepada Pemerintah Kabupaten Tapsel melalui Dinas Pertanian Tapsel. Usulan ini bertujuan untuk mengirimkan perwakilan petani yang tergabung dalam Poktan untuk mengikuti program yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2025.
” Anggota Poktan yang mengikuti program tersebut merupakan binaan Dinas Pertanian melalui Bidang hortikultura yang dipimpinnya dan dinilai telah menunjukkan kinerja baik, inovasi dan potensi untuk berkembang menjadi pelaku usaha agribisnis bidang hortikultura yang tangguh, ” katanya
Ia menyatakan bahwa program BI ini dirancang untuk memperkuat daya saing dan kapasitas para petani melalui pembinaan yang intensif serta pendampingan usaha yang berbasis klaster. Hal ini menunjukkan bahwa petani di Tapsel memiliki potensi yang besar untuk berkembang.
” Petani yang terpilih ini adalah representasi dari semangat petani Tapsel yang mau berinovasi dan terus belajar. Kami di Dinas Pertanian akan terus memberikan pendampingan agar hasil dari program ini bisa dirasakan secara luas di tingkat lapangan, ” tambahnya.
Erwin Syaputra Siregar, yang berasal dari Poktan Dolok Marombun di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan oleh Pemkab Tapsel melalui Dinas Pertanian di bidang hortikultura untuk berpartisipasi dalam Program Championship Klaster Bank Indonesia 2025.
” Saya sangat bersyukur bisa terpilih mengikuti program Championship Klaster 2025 ini. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan usaha tani saya agar lebih maju dan berdaya saing, ” kata Erwin
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Kepala Dinas Pertanian Henry Hasibuan, serta Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Tapsel Sarietta Pasaribu yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengikuti program tersebut.
” Mudah-mudahan program ini dapat memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi petani lain di daerah Tapsel dan ilmu serta pengalaman yang kami dapat bisa kami bagikan ke petani lain di Tapsel, supaya pertanian di daerah kita semakin berkembang, ” tuturnya.
Senada juga diungkapkan Armadi Siregar dari Poktan Aek Nabara.
Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, yang mengaku bangga dan antusias mengikuti program dari BI tersebut.
” Saya tidak menyangka bisa ikut program ini. Ini pengalaman baru dan sangat berharga bagi saya sebagai petani, apalagi kami dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman guna meningkatkan kualitas usaha tani kami, ” ungkapnya.
Ia berharap keikutsertaannya bisa membawa manfaat jangka panjang, khususnya dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian khususnya cabai, kentang dan bawang merah yang dibudidayakan para Poktan Tapsel
” Selama ini kami terkendala pemasaran dan pengelolaan usaha. Dengan pelatihan dan pendampingan dari BI, saya berharap bisa lebih siap bersaing dan komoditas kami bisa tembus pasar luar daerah, ” tuturnya penuh semangat.
Lihat Juga : Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Sistem Kepabeanan dan Cukai Kepada Pelajar SMA Sukma Bangsa Pidie
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Sibolga melalui Konsultan BI Sindy Tarigan menyatakan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen BI dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat daerah.
“ Kami berharap petani dari yang berada di wilayah kerja BI Sibolga termasuk dari Kabupaten Tapsel dapat menjadi role model dalam pengembangan klaster pertanian yang berkelanjutan dan berorientasi pasar, ” ujarnya.(Ali)


