Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus memperluas sosialisasi Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam rangkaian roadshow yang menyasar 15 kecamatan di Kabupaten Tapsel, Baznas Tapsel menyalurkan bantuan paket keluarga kepada 50 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu atau mustahik di Kecamatan Arse.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Ketua Baznas Tapsel Jon Sujani Pasaribu di Aula Kantor Camat Arse, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Baznas Tapsel, Camat Arse serta jajaran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Arse.
Agenda tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi dan silaturahmi Baznas Tapsel bersama para muzakki se-Kecamatan Arse.
Kecamatan Arse menjadi titik ketujuh dalam rangkaian sosialisasi Baznas Tapsel yang ditargetkan menjangkau 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Tapsel.
Camat Arse menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Tapsel atas kepedulian serta kontribusinya membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat mustahik yang ada di Kecamatan Arse,” ujar Camat.
Menurutnya, kehadiran Baznas Tapsel memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan.
“Kami sangat berterima kasih karena Baznas Tapsel telah memberikan wawasan serta pemahaman mendalam mengenai kehadiran lembaga dan program-program unggulannya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Tapsel Jon Sujani Pasaribu didampingi Wakil Ketua II Asep Safaat Siregar, Wakil Ketua III Tua Pardomuan Harahap dan Pelaksana Operasional Wahyu Parondingan Siregar, meminta doa dan dukungan para mustahik agar jajaran Baznas Tapsel diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan amanah.
“Di tengah berbagai keterbatasan yang kami miliki saat ini, Baznas Tapsel terus berupaya maksimal untuk menjalankan program-program pendayagunaan dan bantuan yang cakupannya sangat luas demi kesejahteraan masyarakat,” kata Jon Sujani.
Jon Sujani mengungkapkan, salah satu tantangan yang dihadapi Baznas Tapsel adalah masih banyaknya masyarakat yang masuk dalam kategori mustahik.
Berdasarkan data Baznas Tapsel, terdapat sekitar 14.216 orang mustahik di Kabupaten Tapanuli Selatan yang membutuhkan perhatian dan upaya peningkatan kesejahteraan.
“Cita-cita besar kita adalah bagaimana memperjuangkan nasib 14.216 mustahik ini agar bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat). Tentu Baznas Tapsel tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.
Lihat Juga: Alumni SMAN 2 Padangsidimpuan Serahkan 3 Laptop, Dorong Siswa Melek Teknologi
Untuk mewujudkan hal tersebut, Jon menyebut dukungan para muzakki sangat dibutuhkan, terutama dalam menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas Tapsel.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama dari para muzakki untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Tapsel agar pengentasan kemiskinan ini berjalan optimal,” lanjutnya.
Sementara itu, bantuan paket keluarga yang diterima para mustahik disambut penuh rasa syukur. Salah seorang penerima bantuan mengaku terbantu dengan paket bahan kebutuhan pokok yang diberikan Baznas Tapsel untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pendistribusian bantuan yang dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan, Baznas Tapsel berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak dan sedekah semakin meningkat.
Optimalisasi pengelolaan dana ZIS diharapkan dapat memperluas manfaat program Baznas sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan.(wan)


