Selasa, Oktober 13, 2026

BRI Padangsidimpuan Edukasi Dunia Usaha dan Perbankan Kepada Siswa SLB di Tapsel

Must Read

Sidimpuanpos.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Padangsidimpuan telah menegaskan kembali komitmennya terhadap inklusi sosial melalui penyelenggaraan sosialisasi mengenai kredit yang bertajuk ‘Business Matching Program Peduli Disabilitas’. Acara ini berlangsung di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tapanuli Selatan (Tapsel), yang terletak di Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel,Selasa, 3 Juni 2026.

Sosialisasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tapsel, BRI Cabang Padangsidimpuan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tapsel.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Tapsel, Novita Sri Wahyuni, dan dihadiri oleh Camat Angkola Timur yang diwakili oleh Sekretaris Camat, serta Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Tapsel, Nuraini Dewi, bersama staf Nasri Daulay. Selain itu, hadir pula Kepala Sekolah SLB Tapsel, Ibu Ningsih, serta siswa-siswi SLB Tapsel dan kelompok usaha terkait.

Baca Juga : Ikuti Lomba Konten Kreatif dari Polri, Dapatkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah!

Narasumber yang hadir dari BRI Cabang Padangsidimpuan terdiri dari Relationship Manager (RM) Kredit Anggun Sualoon Simatupang, Ashari Pasaribu (Mantri Mikro), dan Yuli Adelina yang merupakan anggota tim Mikro BRI Cabang Padangsidimpuan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perdagangan Tapanuli Selatan, Novita Sri Wahyuni, mengungkapkan apresiasi yang mendalam kepada BRI atas dedikasinya dalam mendorong inklusi ekonomi, terutama bagi kelompok penyandang disabilitas.

Kegiatan ini merupakan bukti konkret bahwa pemberdayaan ekonomi harus mencakup seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswa SLB yang memiliki semangat, potensi, dan kreativitas yang luar biasa dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta jaringan usaha yang bermanfaat untuk masa depan mereka.

” Inilah bentuk nyata sinergi antara sektor keuangan, pendidikan, dan perdagangan dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berkeadilan, ” ujar Novita

Ia juga mengharapkan kepada para pelaku UMKM dan mitra usaha yang hadir pada hari ini untuk menjadikan forum ini sebagai wadah dalam membangun kolaborasi serta saling mendukung.

” Disabilitas bukanlah penghalang untuk berkarya, tetapi kekuatan untuk menumbuhkan solidaritas dan inovasi dalam dunia usaha, ” terangnya

Dalam kesempatan tersebut, Anggun Sualoon Simatupang berperan sebagai narasumber yang memberikan pendidikan mengenai dasar-dasar keuangan, memperkenalkan produk-produk perbankan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, serta memfasilitasi kolaborasi antara siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan mitra usaha yang berpotensi melalui sesi pencocokan bisnis.

Dalam penyampaian materinya, Anggun Sualoon Simatupang menjelaskan berbagai jenis produk kredit yang ditawarkan oleh BRI, termasuk Kredit Modal Kerja (KMK) BRI, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, Kupedes BRI, dan Kredit Investasi BRI.

” Kami percaya, setiap individu, termasuk para penyandang disabilitas, memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi. Melalui kegiatan ini, BRI ingin membuka akses dan peluang usaha seluas-luasnya. Kredit adalah pemberian pinjaman uang dari bank atau lembaga keuangan kepada masyarakat, yang harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan tambahan bunga, ” ujar Anggun

Setelah pelaksanaan kegiatan, Kepala Sekolah SLB Tapsel, Ibu Ningsih, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas keberhasilan acara Sosialisasi dan Program Business Matching Peduli Disabilitas ini.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi dan pelatihan, melainkan juga sebagai pengakuan terhadap kemampuan serta potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak-anak kami, yaitu para siswa dengan kebutuhan khusus.

” Kami merasa sangat tersentuh dan terhormat karena BRI, sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, telah memberikan perhatian dan ruang yang begitu berarti bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menuju kemandirian ekonomi, ” katanya

Kami dari SLB berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan BRI, pemerintah daerah, serta seluruh mitra, guna mendorong pelaksanaan lebih banyak program yang berkelanjutan dan memberdayakan.

” Kami percaya, keterlibatan dunia usaha dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan luar biasa, akan membuka lebih banyak peluang kerja dan wirausaha bagi para penyandang disabilitas. Program seperti ini adalah bukti nyata bahwa inklusi bukan hanya wacana, tetapi bisa benar-benar diwujudkan, ” tuturnya

Pimpinan Cabang BRI Padangsidimpuan, Teuku Zulham, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi seluruh segmen masyarakat, termasuk individu dengan disabilitas.

Lihat Juga : Sinergi Kantah Bersama Organisasi NU Percepat PTSL di Padangsidimpuan

Langkah ini sejalan dengan komitmen BRI untuk terus memperkuat pilar Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama dalam hal sosial yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.

” Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peduli Disabilitas yang bertujuan untuk memberdayakan penyandang disabilitas secara ekonomi dan sosial. Diharapkan, program ini dapat memotivasi para siswa SLB untuk mulai membangun kemandirian ekonomi sejak dini, ” ucapnya. (Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This