Kamis, Oktober 15, 2026

Bupati Tapsel Apresiasi PTAR, Dorong Daur Ulang Jadi Gerakan Bersama

Must Read

Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, menaruh perhatian besar terhadap isu serius mengenai sampah di Indonesia. Menurutnya, berdasarkan informasi dari Menteri Lingkungan Hidup, volume sampah nasional mencapai 57 juta ton per hari, dengan sebagian besar berasal dari rumah tangga.

“Indonesia menghasilkan 57 juta ton sampah setiap hari dan 51 persen berasal dari rumah tangga. Ini bukan masalah sepele, tapi menjadi kekhawatiran bagi kita,” ujar Bupati Gus Irawan seusai mengikuti Workshop Kreatif Kelola Lingkungan: Bersahabat dengan Bumi, yang diselenggarakan PT Agincourt Resources (PTAR) di Sopo Daganak Batangtoru, Kabupaten Tapsel, Kamis (3/7/2025).

Gus Irawan menjelaskan bahwa data tersebut ia peroleh saat masih menjabat sebagai anggota Komisi Lingkungan dan Pertambangan DPR RI. Ia juga menambahkan, selain persoalan sampah, dirinya turut memberi perhatian pada isu energi dan pertambangan. Ia telah mengunjungi sejumlah perusahaan tambang, termasuk PTAR di Batangtoru, Tapsel.

Baca Juga : Peringati Hari Lingkungan Hidup, PTAR Gagas Program “Aksi Bikin Ecobrick”

“Masalah sampah ini sangat massif dan dari waktu ke waktu kurang diperhatikan. Karena itu, pemerintah pusat menetapkan kebijakan pengelolaan sampah menjadi bagian penting dari pembangunan nasional dan hal ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk ditangani secara bertahap hingga tahun 2029,” katanya.

Mantan Direktur Utama Bank Sumut ini menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PTAR yang menggelar workshop bertema daur ulang sampah plastik. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam membantu Pemerintah Kabupaten Tapsel mengedukasi masyarakat serta mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Ia juga menegaskan kesiapan Pemkab Tapsel dalam mendukung inisiatif warga dan memperkuat kerja sama lintas sektor guna mengatasi masalah sampah. Ia pun memuji perusahaan-perusahaan yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, seperti PTAR.

“Kepada Tambang Emas Martabe, saya telah meminta dukungan untuk menjadikan Kecamatan Batangtoru sebagai daerah percontohan dalam kepedulian terhadap penyelesaian masalah sampah, termasuk dengan membentuk kelompok daur ulang sampah,” terangnya.

Ketika menjawab pertanyaan wartawan terkait peran Koperasi Merah Putih (KMP) dalam pengelolaan sampah, Gus Irawan menyampaikan rasa syukurnya atas terbentuknya KMP di seluruh desa dan kelurahan di Tapsel. Ia menyebut seluruh KMP telah resmi berbadan hukum dan tercatat di Kementerian Hukum per akhir Mei 2025.

“Tapsel menjadi yang tercepat di Sumatera Utara, bahkan mungkin se-Indonesia, dalam merealisasikan KMP sesuai Instruksi Presiden RI No. 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa KMP ke depan dapat memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi, seperti melalui pemanfaatan produk daur ulang, misalnya ecobrick—botol plastik yang diisi padat dengan sampah plastik dan dapat digunakan sebagai bahan bangunan alternatif maupun furnitur.

“Koperasi dapat menjadi wadah untuk menampung hasil kreativitas warga. Melalui unit usahanya, KMP dapat mengakomodir penyediaan bahan baku, mendaur ulang sampah menjadi produk, hingga memasarkan hasilnya ke pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Lihat Juga : Wali Kota Padangsidimpuan Laporkan Realisasi APBD 2024 di Paripurna DPRD

Ia juga menekankan bahwa kegiatan daur ulang tak terbatas pada ecobrick atau kerajinan tangan, namun juga bisa mencakup pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk.

“Dengan mengikuti workshop PTAR, saya harap peserta yang terdiri dari pelajar dan kelompok masyarakat dapat menciptakan ide kreatif daur ulang sampah hingga menghasilkan produk bernilai ekonomis,” tuturnya.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This