Sidimpuanpos.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan secara nasional pembangunan 200 titik Jembatan Garuda di berbagai daerah di Indonesia, Senin (9/3/2026). Peresmian dilakukan secara serentak dan diikuti sejumlah pemerintah daerah melalui sambungan virtual.
Program yang dipusatkan di Desa Lhokkuyun, Kabupaten Aceh Utara, itu juga diikuti Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu secara virtual dari Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setdakab Tapsel Trianta, Kasi Intel Kejari Tapsel Obrika Simbolon, Camat Angkola Sangkunur Daniel Afandi, Kepala Desa Bandar Tarutung Sulhan Sihombing, tokoh masyarakat, serta guru dan siswa SD setempat.
Baca Juga : AKP Irwansyah Sitorus: Tidak Ada Toleransi Kecurangan di SPBU
Peluncuran program pembangunan jembatan tersebut ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh jajaran TNI serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Dalam kegiatan itu, Bupati Gus Irawan didampingi Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf. Dedi Harnoto dan sejumlah unsur pemerintah daerah.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah terpencil dan daerah terdampak bencana.
“Melalui program ini diharapkan tidak ada lagi anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai dengan risiko tinggi. Terutama di daerah-daerah rawan bencana, pembangunan jembatan menjadi prioritas,” ujarnya.
Selain pembangunan jembatan, TNI juga membantu penyediaan fasilitas dasar masyarakat seperti air bersih, pembangunan MCK, serta dukungan terhadap kegiatan pendidikan.
Lihat Juga : Pemkab Palas Gandeng Perumda Tirtanadi Tingkatkan Layanan Air Bersih
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas program pembangunan Jembatan Garuda yang diinisiasi pemerintah bersama TNI.
“Kami menyambut baik program Jembatan Garuda ini. Kehadiran jembatan tentu akan sangat membantu masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta memperlancar mobilitas warga di daerah,” ujar Gus Irawan.
Ia berharap program pembangunan infrastruktur tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak daerah terpencil yang memiliki akses transportasi yang layak dan aman.(Galeh)


