Sidimpuanpos.com – Tokoh Poda Na Lima Tabagsel, H. Jon Sujani Pasaribu, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu (27/12/2025).
Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Lobu Uhom, Kecamatan Angkola Barat, salah satu wilayah terpencil yang terdampak cukup parah.
Bantuan berupa sembako dan logistik diserahkan langsung kepada masyarakat di empat titik lokasi terdampak. Meski harus melalui medan yang sulit dengan akses terbatas, H. Jon Sujani Pasaribu tetap hadir langsung untuk memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.
Baca Juga : PTAR Bersama TNI dan Pemda Normalisasi Sungai Garoga Pascabanjir
Aksi sosial tersebut merupakan implementasi nilai Poda Na Lima yang menekankan kepedulian, empati, dan semangat persaudaraan, khususnya bagi masyarakat yang tengah mengalami musibah.
H. Jon Sujani Pasaribu mengatakan, kegiatan kemanusiaan ini merupakan panggilan moral untuk membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan. Ia menegaskan bahwa Poda Na Lima bukan hanya semboyan, melainkan pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir, membantu dan menguatkan,” ujar Jon Sujani.
Ia berharap nilai-nilai Poda Na Lima sebagai falsafah dan tuntunan hidup masyarakat Tabagsel terus tumbuh serta menginspirasi solidaritas sosial dalam meringankan beban warga terdampak bencana di Tapsel.
“ Kepada semua pihak untuk terap memperkuat solidaritas sosial serta bersama-sama meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di Tapsel, ” terangnya.
Lihat Juga : Pasar Murah Paluta Jual 500 Paket Sembako Harga Terjangkau
Masyarakat Desa Lobu Uhom menyambut baik dan mengapresiasi bantuan yang diberikan. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, kehadiran langsung H. Jon Sujani Pasaribu dinilai memberi semangat dan penguatan moral bagi warga untuk bangkit pascabencana.
“Desa kami jarang dikunjungi karena akses yang sulit. Kehadiran Poda Na Lima dan Pak H. Jon Sujani Pasaribu menjadi penguat bagi kami yang terdampak bencana,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat. (Adi)


