Sidimpuanpos.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan besar terjadi di jalur Lintas Sumatera, tepatnya di kawasan Sitinjak, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu dini hari (28/3) sekitar pukul 02.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan dua unit truk bermuatan dan satu unit mobil tangki bahan bakar minyak (BBM). Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas yang menghubungkan Batang Toru, Padangsidimpuan, dan Sibolga lumpuh total hingga pagi hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, mobil tangki BBM ditemukan dalam posisi terbalik di tengah badan jalan. Sementara itu, satu unit truk menghantam area pemukiman warga di pinggir jalan dan menyebabkan kerusakan pada bangunan.
Baca Juga : Macet Parah di Pasar Sigalangan, Antrean Capai 2 Km
Satu truk lainnya dilaporkan hilang kendali dan menabrak pohon besar di bahu jalan. Kendaraan tersebut diduga berusaha menghindari tabrakan yang lebih fatal.
Kondisi kendaraan yang melintang dan terbalik di badan jalan membuat akses lalu lintas tertutup hampir sepenuhnya. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas dari kedua arah.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian dengan menggunakan alat berat. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena besarnya kendaraan yang terlibat serta adanya potensi risiko dari muatan tangki BBM.
Salah seorang warga setempat, Rahmat, mengatakan suara benturan terdengar keras saat kejadian berlangsung.
“Suaranya keras sekali tadi malam, kami semua terbangun. Untung saja rumah yang kena tidak sampai rata, tapi kami takut kalau tangki itu meledak karena posisinya terbalik persis di depan mata,” ujarnya.
Lihat Juga : Pengunjung Ramai Saat Lebaran, Pedagang di Nur Ala Nur Panen Rezeki
Sementara itu, seorang sopir logistik tujuan Sibolga, Anto, mengaku telah tertahan berjam-jam akibat kemacetan yang terjadi pascakecelakaan.
“Sudah tertahan lima jam lebih. Jalur ini memang sempit dan banyak tikungan tajam. Kalau evakuasinya lambat, bisa sampai sore kami tertahan di sini,” katanya.
Masyarakat yang hendak melintas di jalur Batang Toru, Padangsidimpuan, dan Sibolga diimbau untuk sementara menunda perjalanan atau menggunakan jalur alternatif hingga proses evakuasi selesai dilakukan.(Dani)


