Sidimpuanpos.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan evaluasi terhadap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terkait pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) melalui zoom meeting di ruang rapat Bupati, Selasa (4/11/2025).
Evaluasi yang berlangsung secara daring dengan metode in-depth interview ini dihadiri Bupati Gus Irawan Pasaribu, Wakil Bupati Ja’far Syahbudin Ritonga, Sekda Sofyan Adil, serta seluruh Satgas SAKIP Tapsel.
Dalam sesi evaluasi, Bupati Gus Irawan memaparkan berbagai langkah dan capaian Pemkab Tapsel, dilanjutkan tanya jawab dengan tim evaluator dari Kementerian PANRB selama lebih dari dua jam.
Baca Juga : Pesantren Darul Mursyid Torehkan Prestasi di Olimpiade Internasional
Usai kegiatan, Bupati menegaskan pentingnya evaluasi SAKIP sebagai instrumen akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
“Semua itu diarahkan agar pencapaian kinerja lebih tepat sasaran dan berorientasi hasil, bukan sekadar output, tapi outcome, yaitu manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia optimistis nilai SAKIP Tapsel tahun 2025 akan meningkat dari peringkat CC menjadi B.
“Saya sangat tertantang dengan nilai SAKIP yang stagnan di CC. Tahun ini saya optimis bisa naik ke B,” tegasnya.
Gus Irawan menilai stagnasi nilai SAKIP mencerminkan perlunya pembenahan mendasar di birokrasi.
Ia juga menyoroti hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang masih rendah, di mana Tapsel berada di zona merah dan peringkat 27 dari 33 kabupaten/kota di Sumut, serta rendahnya Indeks Digitalisasi Daerah dibanding beberapa daerah lain seperti di Kepulauan Nias.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Tapsel membentuk Satgas SAKIP dan mengembangkan aplikasi E-SAKIP, sistem manajemen kinerja digital buatan tim IT internal.
“Saya paparkan berbagai perbaikan, termasuk tindak lanjut rekomendasi evaluasi tahun 2024. Kita kini punya E-SAKIP yang dikelola secara digital,” ungkapnya.
Tim evaluator KemenPANRB memberikan respons positif atas langkah perbaikan tersebut.
“Saya optimis tahun 2025 ini Tapsel bisa keluar dari zona CC dan meraih nilai B. Mohon doa kita semua,” ujarnya.
Usai evaluasi, Bupati langsung memimpin rapat lanjutan bersama Satgas SAKIP untuk mendorong pembenahan kinerja seluruh OPD.
“Saya tekankan hanya dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kesungguhan, kinerja pemerintahan bisa meningkat. Misalnya, melalui penerapan Cash Management System (CMS), indeks digitalisasi kita sudah melonjak dan berdampak positif pada pendapatan daerah,” terangnya.
Lihat Juga : GEBRAKAN KAFA, Kantah Labuhanbatu Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
Bupati menutup kegiatan dengan optimisme terhadap penguatan reformasi birokrasi di Tapsel.
“Dengan semangat tim yang terjaga, saya yakin perbaikan fundamental kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat akan terus meningkat. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Tapsel,” tutupnya. (Adi)


