Rabu, Oktober 14, 2026

Lubang Aspal di Persimpangan Padat, Pengendara Terancam Celaka

Must Read

Sidimpuanpos.com – Kondisi jalan di persimpangan Kampung Baru, salah satu titik pertemuan arus kendaraan yang cukup padat di Kota Padangsidimpuan, kini mulai dikeluhkan masyarakat.

Di beberapa sudut aspal persimpangan tersebut, terlihat lubang-lubang dengan diameter bervariasi yang meski tidak terlalu dalam, mulai mengganggu kelancaran lalu lintas.

Keberadaan lubang di area persimpangan dinilai jauh lebih berbahaya dibandingkan di jalan lurus, karena konsentrasi pengendara sering terpecah antara melihat kendaraan dari arah lain dan menghindari kerusakan jalan.

Baca Juga : YAI Resmikan The Yatim Village, Fokus Pembinaan Anak Yatim

Banyak pengendara yang terpaksa melakukan manuver mendadak tepat di tengah simpang demi menghindari lubang, yang sering kali memicu kekagetan bagi pengendara di belakangnya.

​”Lubangnya memang tidak seberapa dalam, tapi posisinya pas di tengah simpang. Orang sering ngerem mendadak atau banting setir tiba-tiba untuk menghindar. Kalau kita tidak jaga jarak, bisa terjadi tabrakan beruntun di sini,” ujar Rahmat, seorang warga yang kerap melintas di Simpang Kampung Baru.

Masyarakat sekitar berharap pemerintah tidak meremehkan kerusakan kecil tersebut.

Bahwa lubang yang awalnya dangkal akan cepat membesar karena beban kendaraan yang berbelok dan berhenti di area persimpangan.

Fatimah, warga yang bermukim di sekitar Kampung Baru, menyampaikan kekhawatirannya.

Baca Juga : ‎Pembatas Jalan di Padang Luar Rusak dan Kurang Terawat, Warga Minta Perhatian Pemerintah

“Namanya persimpangan, orang kan dari berbagai arah lewat sini. Kalau ada lubang-lubang kecil begini, pengendara jadi tidak fokus. Apalagi kalau malam hari atau saat hujan turun dan air menutupi lubang itu, sangat rawan membuat pengendara motor jatuh. Kami mohon setidaknya ada penambalan supaya jalannya rata kembali,” ungkapnya.

​Mengingat Simpang Kampung Baru adalah jalur yang cukup vital bagi mobilitas antar-wilayah di Padangsidimpuan, warga mendesak adanya pemeliharaan rutin.

Perbaikan dini dianggap sebagai langkah cerdas untuk menjamin keselamatan warga sekaligus menjaga citra infrastruktur kota agar tetap layak bagi seluruh pengguna jalan.(Dani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This