Sidimpuanpos.com – Sebagai bentuk persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Kepolisian dengan sandi ‘Patuh Toba 2025’, Kepolisian Resor Tapanuli Selatan (Polres Tapsel) melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) di Aula Polres Tapsel, Sipirok, pada Jumat (11/7/2025).
Latihan ini dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Tapsel, Kompol Rapi Pinakri, serta diikuti oleh para pejabat utama dan personel yang terlibat dalam operasi. Di antaranya adalah Kabag Ops AKP Adi Haryono, Kabag SDM Kompol Abdi Abdullah, Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih, Kasat Intelkam AKP Oloan Lubis, Kasat Narkoba AKP I. Sitompul, Kasi Humas AKP Maria Marpaung, Plt. Kabag Log AKP P. Pasaribu, dan KBO Sat Binmas Iptu Bangun Siregar, beserta para Kanit dan perwira lainnya.
Dalam arahannya, Kompol Rapi Pinakri menegaskan pentingnya pemahaman seluruh personel terhadap tugas utama, sasaran operasi, serta pentingnya menjunjung tinggi etika dan keselamatan saat bertugas di lapangan.
Baca Juga : Pemkab Tapsel Gandeng Kejari dan Kantah Demi Administrasi Aset yang Akuntabel
“Operasi Patuh Toba 2025 bukan hanya sekadar penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga bentuk pelayanan kita kepada masyarakat untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Tapsel,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar selama pelaksanaan operasi tidak terjadi pelanggaran dari pihak internal. Profesionalisme, sikap humanis, serta kepatuhan terhadap aturan menjadi hal yang harus dijaga oleh seluruh personel.
“Pastikan seluruh perangkat operasi seperti Posko, laporan kegiatan, serta input data EWS dan link Satuan Tigax (Satgas), segera disiapkan dan dilaksanakan dengan baik,” tegas Kompol Rapi.
Lebih lanjut, Waka Polres menjelaskan bahwa tujuan dari operasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.
“Saya mengimbau kepada seluruh personel lalu lintas yang terlibat agar memahami betul SOP dan aturan yang berlaku, tidak bersikap arogan di lapangan, dan selalu mengedepankan etika serta keselamatan dalam bertugas,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Dahnial Saragih menyampaikan kesiapan teknis Sat Lantas, mencakup jumlah personel dan pembagian tugas, ketersediaan sarana dan prasarana, perlengkapan pendukung, pemasangan spanduk dan baliho imbauan keselamatan, identifikasi lokasi rawan kecelakaan, hingga metode edukasi, pelaporan dan monitoring serta kesiapan apel gelar pasukan.
“Operasi berlangsung selama 14 hari dan Sat Lantas telah menyiapkan personel dan perlengkapan untuk mendukung apel gelar pasukan pada Senin, 14 Juli 2025, termasuk kesiapan display peralatan dan formasi personel,” ucap Dahnial.
Ia menambahkan, fokus utama operasi tahun ini mencakup pengendara yang tidak mengenakan helm SNI, pengemudi tanpa sabuk pengaman, pengendara di bawah umur, pelanggaran batas kecepatan, melawan arus, berkendara sambil mabuk, menggunakan ponsel saat mengemudi, serta kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau tidak memiliki dokumen resmi.
Lihat Juga : Tapsel Terima Kunker DPRD Sumut, Bupati Soroti Pemangkasan Dana Transfer Besar
Upaya pencegahan dan sosialisasi akan lebih diutamakan melalui kegiatan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat. Namun demikian, tindakan tegas dan terukur tetap akan diterapkan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Pihaknya juga akan mengedepankan upaya preemtif dan preventif dengan sosialisasi, edukasi dan pembinaan kepada masyarakat. Namun, penindakan juga akan tetap dilakukan secara tegas, terukur dan humanis terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” terangnya. (Adi)


