Rabu, Oktober 14, 2026

PTAR Kerahkan ERT Bantu Korban Banjir dan Longsor di Tapsel

Must Read

Sidimpuanpos.com – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyampaikan duka mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Kota Padangsidimpuan dalam beberapa hari terakhir.

“Perusahaan juga turut berbelasungkawa kepada keluarga korban, masyarakat yang terluka, serta warga yang terpaksa mengungsi akibat kejadian tersebut,” ujar Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, Rabu (26/11/2025).

Sejak bencana terjadi, PTAR langsung mengerahkan Emergency Response Team (ERT) beserta perahu karet dan perlengkapan medis untuk membantu evakuasi dan penyaluran bantuan.

Baca Juga : Hujan Deras Picu Luapan Sungai di Padangsidimpuan

Tim ERT diturunkan ke sejumlah titik terdampak seperti Huta Godang, Parsariran, Mabang, dan wilayah Kecamatan Angkola Barat, Tapsel.

Untuk mempercepat penanganan, PTAR juga mendirikan Posko Penanggulangan Bencana dan Bantuan Kesehatan di Desa Batu Hula dan Sopo Daganak, Kecamatan Batangtoru.

Posko tersebut menyediakan layanan medis, koordinasi distribusi bantuan, dan kebutuhan darurat seperti pangan, makanan siap saji, air mineral, serta obat-obatan.

“Perusahaan juga menurunkan juru masak serta menyediakan pakaian layak pakai bagi warga terdampak,” terangnya.

Katarina menyebut PTAR terus memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI/Polri, Basarnas, serta dinas terkait agar evakuasi dan distribusi bantuan berjalan efektif.

“PTAR memastikan dukungan cepat dan terarah bagi masyarakat terdampak. Kami terus memonitor situasi dan melakukan langkah-langkah penanganan darurat bersama para pemangku kepentingan,” katanya.

Ia menambahkan, curah hujan di Batangtoru pada November telah mencapai 846 mm, jauh di atas rata-rata bulanan 540,3 mm, dan wilayah tersebut masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.

“Mengantisipasi kondisi ini, PTAR meningkatkan kesiapsiagaan tim ERT di lapangan guna merespons potensi risiko lanjutan,” ucap Katarina.

Meski bencana melanda sejumlah daerah sekitar, operasional Tambang Emas Martabe tetap normal. PTAR tetap memperketat pemantauan dan memperkuat prosedur keselamatan untuk menjaga keamanan aktivitas tambang.

“Kami berkomitmen memberikan dukungan yang cepat, tepat dan bertanggung jawab bagi masyarakat dan semoga kondisi segera pulih dan warga bisa bangkit lebih kuat,” ujar Katarina.

PTAR menegaskan keselamatan karyawan, mitra, dan masyarakat tetap menjadi prioritas, serta memastikan komunikasi transparan selama penanganan bencana.

Perusahaan juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Kewaspadaan dinilai penting untuk meminimalkan risiko korban tambahan.

Lihat Juga : Kemnaker Gelar Orientasi Pemagangan Nasional Batch II

“Mengingat curah hujan yang masih tinggi, warga diharapkan menghindari kawasan bantaran sungai, lereng rawan longsor, serta selalu mengikuti arahan pemerintah daerah dan petugas di lapangan,” tuturnya.

PTAR juga meminta masyarakat menjaga keselamatan diri, memprioritaskan anak-anak dan lansia, serta mengikuti instruksi tim penyelamat dan posko setempat.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait cuaca dan jalur evakuasi. Jika melihat tanda-tanda bahaya seperti pergerakan tanah, debit air sungai meningkat, atau retakan di permukiman, segera laporkan dan lakukan evakuasi mandiri,” tutupnya.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This