Rabu, Oktober 14, 2026

Bobby Resmikan Jembatan Aek Sipange, Dorong Konektivitas Desa

Must Read

Sidimpuanpos.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Aek Sipange di Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (5/3/2026). Jembatan yang berada di ruas jalan Sipagimbar tersebut menghubungkan Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Padanglawas Utara.

Jembatan sepanjang 50 meter ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp21 miliar. Pembangunan dimulai pada Juni 2025 dengan lebar total 8 meter, terdiri dari 6 meter badan jalan serta trotoar masing-masing 1 meter di kedua sisi.

Bobby Nasution mengatakan, pembangunan Jembatan Aek Sipange menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mempermudah akses pembangunan desa-desa di sekitarnya, terutama untuk distribusi material dan barang.

Baca Juga : Pemerintah Pusat Tambah TKD Sumut Jadi Rp6,3 Triliun

“Kami sudah lihat, keliling untuk membangun desa-desa yang kita lewati tadi, salah satu kunci utamanya adalah jembatan ini, untuk akses masuk material dan barang-barang, makanya jembatan ini diprioritaskan dibangun,” kata Bobby.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut dalam mempercepat pembangunan di kawasan tersebut. Menurutnya, pembangunan awalnya direncanakan dikerjakan sekaligus dari sisi Tapanuli Selatan dan Padanglawas Utara, namun terkendala ketersediaan material.

“Kalau mau langsung dikerjakan satu ruas nggak cukup bukan uangnya, tapi material sekitaran Tapsel,” kata Bobby.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut. Ia berharap jembatan ini dapat memperlancar konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Aek Bilah dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kita, terutama di Kecamatan Aek Bilah dan daerah sekitarnya,” kata Gus Irawan.

Lihat Juga : Razia Perda, Satpol PP Amankan Pasangan di Tor Simarsayang

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menyeberangi sungai untuk melintas. Sungai tersebut bahkan pernah menelan korban jiwa setelah sebuah mobil terbawa arus beberapa tahun lalu yang menyebabkan delapan orang meninggal dunia.

Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian pemerintah provinsi hingga akhirnya dialokasikan anggaran pembangunan jembatan.

“Pak Gubernur mendengar peristiwa itu lalu mengalokasikan anggaran dan memprogramkan pembangunan jembatan ini. Hari ini jembatan itu sudah selesai dan diresmikan,” ujarnya.(Ali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This