Kamis, Oktober 15, 2026

KUA-PPAS 2026 Tapsel Fokus pada Penguatan Ekonomi dan Infrastruktur

Must Read

Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Tapsel di Gedung DPRD, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Senin (10/11/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Rahmat Nasution, didampingi Wakil Ketua Abdul Basith Dalimunthe (Gerindra) dan Borkat (PAN), serta dihadiri Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, anggota DPRD, Sekda, pimpinan OPD, camat, dan pejabat lainnya.

Dalam pemaparannya, Bupati Gus Irawan menjelaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS merupakan tahapan penting dalam proses APBD sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Dokumen ini disusun berdasarkan RKPD dan menjadi dasar penyusunan RKA OPD.

Baca Juga : Satresnarkoba Padangsidimpuan Bekuk Residivis Sabu dan Ganja

Ia menegaskan, KUA-PPAS 2026 memuat target kinerja, proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang diarahkan untuk mendukung visi “Tapanuli Selatan Maju dan Berkarakter Unggul, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema pembangunan tahun 2026 mengacu pada Perbup Tapsel Nomor 24 Tahun 2025, yaitu “Penguatan Ekonomi melalui Peningkatan Kualitas Infrastruktur Kabupaten Tapsel Menuju Tapsel yang Lebih Maju.”

Bupati memaparkan proyeksi indikator makro daerah tahun 2026, antara lain pertumbuhan ekonomi 5,51 persen, gini ratio 0,20 poin, IPM 76,33, tingkat pengangguran terbuka 3,28 persen, dan kemiskinan 6,41 persen.

Sementara proyeksi fiskal 2026 terdiri atas pendapatan daerah Rp1,430 triliun, belanja Rp1,456 triliun, dan pembiayaan Rp25,5 miliar.

Bupati juga mengungkapkan adanya penurunan proyeksi pendapatan transfer berdasarkan Surat Dirjen Perimbangan Keuangan Nomor S-62/PK/2025 tertanggal 23 September 2025. Dana transfer yang sebelumnya diproyeksikan Rp1,200 triliun turun Rp171,553 miliar menjadi Rp1,029 triliun.

Lihat Juga : Dari Tambang untuk Budaya: PTAR Hidupkan Kembali Tradisi Tapanuli Selatan

“Penurunan ini tentu berdampak pada plafon belanja daerah, sehingga diperlukan penyesuaian dalam pembahasan KUA–PPAS bersama DPRD,” jelas Bupati.

Ia berharap pembahasan lanjutan bersama DPRD dapat menghasilkan kesepakatan sebagai dasar penyusunan Ranperda APBD 2026.

“Selanjutnya rancangan ini kita bahas untuk mencapai kesepakatan bersama sebagai dasar penyusunan Ranperda APBD 2026,” pungkasnya.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This